Shared Berita

Sulbarpos.com, Mamasa – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, menegaskan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) di Kabupaten Mamasa, Kamis (28/8/2025).

Menurutnya, kehadiran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah cara pandang generasi muda dalam menjalani kehidupan. Karena itu, pendidikan tak hanya dituntut mengikuti arus digitalisasi, tetapi juga harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

“Sekitar 40 persen aktivitas generasi Z dan milenial saat ini sudah terkoneksi dengan internet. Maka literasi digital yang kita bangun tidak boleh sebatas penggunaan teknologi, tapi juga menanamkan nilai nasionalisme, kebinekaan, dan budaya,” kata Suraidah.

Politisi Partai Demokrat itu menekankan, proses penguatan literasi digital tidak bisa hanya bertumpu pada sekolah. Menurutnya, keluarga, guru, lembaga pendidikan, hingga komunitas harus terlibat aktif agar kesadaran digital tumbuh secara menyeluruh.

Program Senter KIM sendiri sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, yakni “Sulbar Maju dan Sejahtera”. Salah satu misi utamanya adalah membangun SDM unggul sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Kegiatan yang digelar serentak di enam kabupaten ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk memahami tantangan era digital.

“Kami berharap Senter KIM dapat terus berlanjut, khususnya di Mamasa, dengan melibatkan peserta dari berbagai latar profesi. Ini penting untuk memperkuat literasi digital masyarakat,” ujar Suraidah (rls)

Baca Juga  Gencarkan Program Makan Bergizi Gratis, PJ Gubernur Sulbar Sasar Pelosok Nosu

Iklan