Konektivitas Saat Bencana: Diskominfo SP Polman Gandeng RAPI Perkuat Mitigasi dan Jaringan Informasi
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) akan menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Polewali Mandar sebagai langkah strategis memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Kolaborasi ini diproyeksikan menjadi fondasi penting dalam penyebaran informasi kebencanaan, terutama ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami kendala atau terputus.
Kepala Dinas Kominfo SP Polman, Aco Musaddad HM, menegaskan bahwa RAPI memiliki peran besar sebagai penyedia jalur komunikasi alternatif di kondisi krisis.
“Kami mengapresiasi kehadiran RAPI. Kemampuan komunikasi radio mereka sangat vital untuk penyebarluasan informasi, khususnya di wilayah terpencil yang sering menjadi titik paling rentan saat terjadi bencana,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi operasional yang akan memperkuat sistem informasi tanggap darurat di tingkat kabupaten hingga desa.
Sebagai tindak lanjut, Diskominfo SP akan menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mematangkan mekanisme operasional komunikasi darurat berbasis RAPI.
Sejumlah unsur yang akan terlibat dalam koordinasi teknis ini meliputi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial, Dinas Perikanan dan Kelautan, dan Para Camat serta Kepala Desa/Kelurahan
“Pertemuan ini bertujuan mempertajam peran RAPI agar terintegrasi penuh dalam sistem tanggap darurat. Dengan dukungan BPBD, PMI, camat dan kepala desa, kita berharap komunikasi saat krisis berjalan cepat, tepat, dan efisien,” jelas Aco Musaddad HM.
Ketua RAPI Polewali Mandar, Sakir, menegaskan kesiapan anggotanya untuk menjadi lini komunikasi utama baik dalam masa tenang maupun saat bencana terjadi.
“RAPI siap mendukung pemerintah daerah dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Kami standby 24 jam dan siap bergerak membantu masyarakat Polman,” tegasnya.
Pertemuan antara Diskominfo SP dan pengurus RAPI tersebut berlangsung di Kantor Diskominfo SP Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa, 09 Desember 2025.
Sinergi Diskominfo SP dan RAPI menjadi bukti bahwa kekuatan mitigasi bencana bukan hanya terletak pada logistik dan tenaga lapangan, tetapi juga pada kecepatan informasi yang mengalir hingga ke titik paling terpencil.
Dengan kesiapsiagaan komunikasi yang lebih solid, Polewali Mandar menegaskan diri sebagai daerah yang tangguh, responsif, dan berorientasi pada keselamatan warga.
Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi semua pihak untuk terus memperkuat jejaring komunikasi kebencanaan. Mari kita wujudkan Polman yang lebih siap, lebih sigap, dan lebih selamat. (*Bsb)
Editor: Basribas



