POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Suasana khidmat dan penuh penghargaan menyelimuti Gedung Gabungan Kedinasan (Gadis) pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ke-66, Selasa (30/12).
Acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga ajang penghormatan bagi tokoh-tokoh yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, memberikan penghargaan berupa Pin Emas secara simbolis kepada delapan mantan Bupati yang pernah memimpin Kabupaten Polewali Mamasa (sebelum pemekaran) dan Polewali Mandar.
Langkah ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam memajukan Kabupaten Polman.
Delapan tokoh yang menerima penghargaan tersebut adalah:
- Andi Hasan Manggabarani (diwakili putranya, Andi Zulkifli Manggabarani)
- Abdullah Madjid (diwakili putranya, Nadjib Abd Madjid)
- H.S. Mengga (diwakili putranya, Mayjen Purn. Salim S. Mengga)
- Andi Kube Dauda (diwakili keponakannya, Andi Ilham)
- Andi Saad Pasilong (diwakili putrinya, Andi Sansani)
- Andi Hasyim Manggabarani (diwakili ponakannya, Andi Fatimah)
- Andi Ali Baal Masdar (hadir langsung)
- Andi Ibrahim Masdar (hadir langsung)
Selain mantan Bupati, Pemerintah Kabupaten Polman juga memberikan penghargaan kepada tokoh nasional asal daerah ini yang telah mengukir prestasi di tingkat nasional dan internasional, yaitu:
- Prof. Dr. Basri Hasanuddin (Mantan Menko Kesra dan Dubes RI untuk Iran)
- Prof. Dr. Baharuddin Lopa (Mantan Jaksa Agung RI)
- Dr. Muh. Idris DP (Mantan Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat)
- KH. Hasan Basri (Qari, Juara 1 MTQ Internasional di Makkah, Arab Saudi 1981)
Kepala Dinas Kominfo Polman, Aco Musaddad HM, menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas jasa para pemimpin dan tokoh inspiratif yang telah menorehkan sejarah pembangunan daerah.
“Pemberian Pin Emas ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada mantan Bupati dan tokoh-tokoh berprestasi. Semoga pengabdian mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan membangun Polman lebih baik,” ujar Aco Musaddad.
Momentum perayaan Hari Jadi ke-66 ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, menghargai nilai sejarah, serta mendorong inovasi pembangunan.
Dengan sinergi antara warisan sejarah dan visi modern, Pemerintah Kabupaten Polman menegaskan komitmennya untuk membawa daerah menuju kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Hari Jadi ke-66 Kabupaten Polewali Mandar menjadi tonggak refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah sejak pemekaran.
Peringatan ini juga menjadi panggilan untuk memperkokoh sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan generasi muda dalam melanjutkan pembangunan daerah. (*Bsb)
Editor: Basribas




