Shared Berita

Sulbarpos.com, Pasangkayu – Desa Martasari kembali menjadi saksi pelaksanaan pesta adat masyarakat Kaili Tado yang dikenal sebagai Pesta Vunja, sebuah tradisi sakral yang rutin digelar setiap awal tahun. Perayaan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dengan kehadiran anak usaha PT Astra Agro Lestari yaitu PT Mamuang sebagai tamu kehormatan.

Manajemen PT Mamuang diterima langsung oleh pengurus adat di atas rumah adat dan turut dilibatkan dalam prosesi sakral yang menjadi inti rangkaian acara. Kehadiran perusahaan tersebut bukanlah hal baru, mengingat PT Mamuang secara konsisten memberikan dukungan kepada masyarakat Kaili Tado melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dukungan nyata terbaru diwujudkan melalui pembangunan rumah adat baru yang telah diresmikan pada Desember 2025. Rumah adat tersebut kini menjadi simbol kebersamaan, pelestarian budaya, sekaligus ruang musyawarah masyarakat adat.

Prosesi penyambutan berlangsung hangat dan dihadiri oleh Ketua Adat Arkham, Kepala Desa Martasari I Wayan Astawa Yasa, jajaran pengurus adat, serta para kepala dusun.

Ketua Adat Arkham menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi PT Mamuang terhadap pelestarian budaya Kaili Tado.

“Kami masyarakat Kaili Tado sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan PT Mamuang. Bantuan pembangunan rumah adat baru ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian budaya kami. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan membawa manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Martasari I Wayan Astawa Yasa menegaskan bahwa Pesta Vunja merupakan wujud kearifan lokal yang memperkuat persatuan masyarakat lintas suku di desa tersebut.

“Pesta Vunja bukan hanya milik masyarakat Kaili Tado, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga desa. Dukungan dari PT Mamuang menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antar komunitas. Ini adalah bentuk nyata solidaritas dan penghargaan terhadap budaya,” ungkapnya.

Baca Juga  Di Mamuju Ada Harta Karun Yang Menjadi Incaran Dunia

Sementara itu, perwakilan manajemen PT Mamuang, Kepala Teknik Taslim, yang juga berasal dari suku Kaili, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pesta panen dapat berjalan dengan lancar.

“Kami merasa terhormat dapat diterima dalam prosesi adat ini. Sebagai bagian dari masyarakat Kaili, saya pribadi bangga dapat mewakili perusahaan dalam mendukung tradisi luhur ini. Semoga pesta panen yang berlangsung selama tiga hari ke depan berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat,” kata Taslim.

Pesta Vunja tahun ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara masyarakat adat dan pihak perusahaan. Dukungan berkelanjutan PT Mamuang melalui program CSR tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial di Desa Martasari.

Dengan semangat gotong royong dan penghargaan terhadap tradisi, Pesta Vunja diharapkan menjadi momentum penting dalam menjaga harmoni serta memperkuat identitas budaya masyarakat Kaili Tado di tengah perkembangan zaman.(*)

Iklan