Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Upaya membangun ekosistem informasi yang sehat dan berintegritas di Sulawesi Barat terus diperkuat. Perkumpulan Media Sulawesi Barat (Pena Sulbar) menggelar audiensi silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Polewali Mandar sebagai langkah strategis mempererat sinergi dan mendorong keterbukaan informasi publik.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu digelar di Aulah Kantor Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah serta momentum milad ke-52 Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Nurcholis.

Suasana akrab yang tercipta mencerminkan hubungan harmonis antara insan pers dan aparat penegak hukum di daerah.

Dalam audiensi tersebut, jajaran Pena Sulbar dan Kejaksaan terlibat dialog terbuka membahas sejumlah isu hukum yang menjadi perhatian publik.

Beberapa perkara yang masih dalam proses penanganan turut disinggung, dengan penekanan pada pentingnya penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Ketua Pena Sulbar, Huzair Zainal, menegaskan bahwa komunikasi intens dan koordinasi yang solid merupakan kunci terciptanya pemberitaan yang sehat. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam mengawal penegakan hukum agar tetap berada di jalur transparansi dan berpihak pada kepentingan publik.

“Komunikasi adalah fondasi utama. Dengan koordinasi yang baik, pemberitaan—terutama terkait perkara hukum dan isu sensitif seperti korupsi—dapat disajikan secara berimbang, objektif, dan edukatif bagi masyarakat,” ujar Huzair. Kamis (22/1)

Senada, Kajari Polewali Mandar Nurcholis mengapresiasi inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai kemitraan yang konstruktif antara kejaksaan dan media kian relevan di tengah meningkatnya kebutuhan publik terhadap informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Media adalah mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Komunikasi yang terbuka penting agar publik memahami proses hukum yang berjalan sekaligus menjaga kepercayaan terhadap institusi penegak hukum,” ungkapnya.

Baca Juga  Andi Nursami Masdar Tegaskan Komitmen untuk Pemberdayaan Perempuan di Polewali Mandar

Namun demikian, Nurcholis menegaskan bahwa keterbukaan informasi tetap harus berada dalam koridor hukum, menjunjung asas praduga tak bersalah, serta tidak mengganggu proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Melalui silaturahmi ini, Pena Sulbar dan Kejaksaan Negeri Polewali Mandar meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga kemitraan yang profesional, saling menghormati peran masing-masing, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pers dan lembaga penegak hukum di Polewali Mandar, sekaligus memperkokoh ekosistem informasi yang transparan dan berintegritas di Sulawesi Barat. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan