Shared Berita

Sulbarpos.com, Jakarta — Dua tokoh penting Sulawesi Barat lintas generasi kepemimpinan bertemu dalam suasana hangat di Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Gubernur Sulawesi Barat saat ini, Suhardi Duka, duduk bersama mantan Gubernur Sulbar periode 2006–2016, H. Anwar Adnan Saleh (AAS), dalam perbincangan santai yang sarat makna.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sulbar Dr. Junda Maulana, serta mantan Sekprov Sulbar 2019–2024 Dr. Muhammad Idris DP. Suasana akrab mewarnai dialog ringan yang berlangsung tanpa sekat formalitas.

Meski terlihat sederhana, pertemuan itu menyiratkan pesan penting tentang kesinambungan pembangunan Sulawesi Barat. Di satu meja, hadir pemimpin yang meletakkan fondasi awal dan pemimpin yang kini melanjutkan serta mempercepat arah pembangunan daerah.

H. Anwar Adnan Saleh dikenal luas sebagai tokoh sentral dalam fase awal pembangunan Sulawesi Barat. Di masa kepemimpinannya, infrastruktur dasar dibangun dan sektor pertanian diperkuat sebagai penopang utama perekonomian daerah. Fondasi tersebut menjadi pijakan bagi kepemimpinan setelahnya.

Estafet kepemimpinan kini berada di tangan Suhardi Duka. Melalui pendekatan kolaboratif dan inklusif, SDK mendorong percepatan pembangunan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat demi mewujudkan Sulawesi Barat yang lebih maju dan sejahtera.

SDK kerap menegaskan pentingnya menghargai kerja para pendahulu. Ia menilai setiap pemimpin memiliki kontribusi yang patut dijaga dan disempurnakan.

“Yang baik kita lanjutkan, yang belum optimal kita perbaiki agar menjadi lebih baik,” menjadi prinsip yang ia pegang dalam memimpin.

Pertemuan lintas generasi ini menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak lahir dari rivalitas politik, melainkan dari kesinambungan visi dan saling menghormati jejak kepemimpinan.

Dari Jakarta, pesan itu mengalir ke Sulawesi Barat: melangkah ke depan dengan fondasi masa lalu, demi masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Tak di Tempat Saat Demo, Ini Alasan dan Agendanya

Iklan