POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Semangat gotong royong kembali menyala di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar. Personel Kodim 1402/Polman bersama masyarakat setempat mulai menggarap sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Kamis (5/2/2026), sebagai langkah awal percepatan pembangunan pedesaan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan pra-TMMD, yang dilakukan sebelum pembukaan resmi TMMD ke-127. Sejumlah pekerjaan fisik mulai dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan langsung warga desa, mencerminkan kolaborasi nyata antara TNI dan masyarakat.
Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah, yang hadir langsung di lokasi bersama anggota dan warga, menyampaikan bahwa pelaksanaan pra-TMMD bertujuan untuk memaksimalkan waktu dan memastikan kesiapan teknis di lapangan.
“Beberapa sasaran fisik sudah mulai kami kerjakan pada tahap pra-TMMD ini. Harapannya, saat TMMD resmi dibuka nanti, seluruh pekerjaan bisa langsung berjalan lebih cepat dan optimal,” ujar Subarkah.
Ia menjelaskan, pra-TMMD menjadi strategi awal untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus meminimalisir kendala teknis selama pelaksanaan TMMD berlangsung.
Lebih lanjut, Subarkah menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendorong kemajuan desa.
“TMMD adalah bukti nyata kebersamaan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui gotong royong, kita bangun desa demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga,” tegasnya.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman diharapkan mampu memberikan dampak nyata, khususnya dalam peningkatan infrastruktur desa, membuka akses wilayah, serta memperlancar konektivitas yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat pedesaan.
Pelaksanaan pra-TMMD ini sekaligus menjadi ruang mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa memiliki, dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama keberhasilan program TMMD ke-127.
Program TMMD merupakan agenda terpadu TNI bersama pemerintah daerah yang secara berkelanjutan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperkokoh persatuan, solidaritas sosial, dan semangat membangun dari desa untuk Indonesia yang lebih maju. (*rls)
Editor: Basribas




