Shared Berita

Sulbarpos.com, Jakarta — Perempuan Mandar yang bermukim di luar negeri didorong untuk tidak hanya berperan dalam ranah domestik maupun akademik, tetapi juga tampil sebagai jembatan pengetahuan dan budaya daerah asal di kancah internasional.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPP-KWMSB), Asriaty Alda Zain, dalam pelantikan Pengurus Cabang Istimewa (BPCI) wilayah Arab Saudi dan Turki yang digelar secara hybrid, daring dan luring.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Muhammad Zain. Sejumlah pengurus pusat turut hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal KKMSB Isra D Pramulya, Bendahara Umum Jupri Mahmud, serta Muhammad Solihin selaku penanggung jawab pembentukan BPCI luar negeri. Akademisi Prof. Idham Khalid juga mengikuti kegiatan tersebut.

Asriaty mengucapkan selamat kepada para ketua BPCI terpilih sekaligus menekankan pentingnya pendataan perempuan Mandar yang berada di luar negeri, khususnya di Turki, Mekkah, Madinah, dan Mesir, terutama mereka yang tengah menempuh pendidikan.

“Melalui jejaring pendidikan dan pengalaman belajar lintas budaya, perempuan Mandar dapat menghadirkan ide, peluang beasiswa, serta wawasan baru bagi generasi muda di Mandar,” kata Asriaty saat dihubungi, Sabtu (14/2/2026).

Ia juga menyoroti peran strategis media sosial sebagai sarana memperkenalkan nilai, tradisi, dan identitas Mandar ke dunia internasional, mulai dari bahasa, kuliner, hingga seni dan budaya lokal.

“Dengan cara itu, perempuan diaspora tidak hanya membangun koneksi akademik, tetapi juga menjadi garda depan dalam menjaga ingatan kolektif tentang kampung halaman,” ujarnya.

Menurut Asriaty, peran perempuan Mandar di luar negeri memungkinkan pendidikan dan kebudayaan berjalan beriringan—belajar dari dunia global sekaligus memberi makna bagi daerah asal. Karena itu, akses informasi mengenai peluang studi dan jejaring internasional perlu dibuka seluas-luasnya.

Baca Juga  Pengumuman Juara Kompetisi FPN, Solidaritas untuk Palestina di Hari Bersejarah

Dalam pembacaan surat keputusan, H. Ansar Abubakar ditetapkan sebagai Ketua BPCI-KKMSB Mekkah. Sementara BPCI-KKMSB Turki dipimpin oleh Yusril Anam, alumni Pondok Pesantren Modern Al Ikhlash Lampoko.

Sejumlah pengurus BPP-KWMSB juga mengikuti pelantikan secara virtual dari Sekretariat BPP-KWMSB di Jalan Bungur Besar Raya No. 56D, Kemayoran, Jakarta Pusat, di antaranya Wakil Ketua II Michiko Day, Sekretaris Jenderal Dahniar Haris, Bendahara Umum Ely Ibtisam Umar Syihab, Bendahara I Herawati Islam, serta para koordinator bidang dan pengurus pusat lainnya. (*)

Iklan