Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com— Duka masih menyelimuti kediaman sederhana milik Kakek Rasil di Rea Barat, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Di antara sisa puing dan aroma hangus yang belum sepenuhnya hilang, pria lanjut usia itu berusaha tegar setelah rumahnya dilalap si jago merah beberapa waktu lalu. Namun, kehadiran aparat kepolisian pada Minggu (15/2/26) seakan menjadi cahaya di tengah kepedihan yang ia rasakan.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat bersama Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar turun langsung melalui kegiatan Polantas Peduli, menyalurkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban kebakaran tersebut.

Kunjungan itu bukan sekadar formalitas. Personel kepolisian tampak menyapa hangat, menyerahkan bantuan, serta menyemangati Kakek Rasil agar tetap kuat menghadapi cobaan berat yang datang tanpa peringatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang tengah tertimpa musibah.

“Melalui Polantas Peduli, kami ingin memastikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam pengaturan lalu lintas, tetapi juga berdiri bersama masyarakat pada saat mereka membutuhkan dukungan kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, IPTU Hafim Rasydin, menyampaikan bahwa aksi sosial akan terus digalakkan sebagai bagian dari komitmen institusi dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

Menurutnya, kepedulian adalah fondasi penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara aparat dan warga.

Dalam kegiatan tersebut, Kakek Rasil secara langsung menerima bantuan dari Ditlantas Polda Sulawesi Barat dan Sat Lantas Polres Polewali Mandar.

Baca Juga  DPRD Sulbar Pelajari Regulasi Perpustakaan di Polman untuk Perkuat Ranperda

Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran sekaligus menjadi penguat mental bagi korban untuk bangkit menata kembali kehidupannya.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan bahwa kehadiran aparat tidak selalu identik dengan penegakan hukum semata, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.

Di tengah berbagai tantangan sosial, langkah Polantas melalui program kepedulian ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan solidaritas saat bencana datang tanpa diduga. (*rls)

Sumber : Humas Polres Polman

Editor: Basribas

Iklan