Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Upaya mendorong kebangkitan ekonomi pesisir di Polewali Mandar mulai menunjukkan arah konkret. Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI turun langsung meninjau dua titik strategis yang diproyeksikan menjadi pusat pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Survei lapangan tersebut berlangsung selama dua hari, sejak Minggu (14/4/2026) hingga Senin (15/4/2026), dengan menyasar Desa Laliko di Kecamatan Campalagian dan Desa Tonyaman di Kecamatan Binuang sebagai lokasi prioritas.

Kegiatan diawali dengan audiensi antara tim KKP RI dan Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di ruang kerja kepala dinas. Pertemuan itu menjadi ruang sinkronisasi awal terkait kesiapan daerah dalam mendukung program strategis nasional di sektor perikanan.

Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Polman, H. Ahmad Kilang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pusat yang dinilai menjadi langkah penting dalam percepatan pembangunan kawasan nelayan berbasis terintegrasi.

Menurutnya, dua wilayah yang diusulkan memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai ekosistem perikanan berkelanjutan. Desa Laliko diproyeksikan sebagai pusat kegiatan (HUK), sementara Desa Tonyaman berfungsi sebagai kawasan penyangga.

“Program ini diharapkan mampu memperkuat rantai ekonomi perikanan, mulai dari produksi hingga distribusi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan nelayan,” ujar Ahmad Kilang.

“Kami melihat Polman memiliki potensi besar. Jika didukung infrastruktur dan tata kelola yang baik, Kampung Nelayan Merah Putih bisa menjadi motor penggerak ekonomi pesisir,” tambahnya.

Usai audiensi, tim KKP bersama jajaran dinas langsung bergerak melakukan verifikasi lapangan di dua desa yang diusulkan. Peninjauan ini mencakup aspek ketersediaan sumber daya, aktivitas nelayan, hingga dukungan infrastruktur dasar yang dibutuhkan dalam pengembangan kawasan.

Baca Juga  Dirga Adhi Putra Singkarru dan Iskandar Muda Baharuddin Lopa Kantongi Dukungan Tiga Parpol, Siap Bertarung di Pilkada Polman 2024

Proses survei turut melibatkan pemerintah desa, Ketua KDMP, serta perwakilan nelayan setempat. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa rencana pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat pesisir.

Kedatangan tim KKP RI disambut langsung oleh Kepala Dinas beserta jajaran, di antaranya Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pesisir, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, serta Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Polewali Mandar yang turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat dalam membangun kawasan nelayan yang modern, produktif, dan berdaya saing. Jika terealisasi di Polewali Mandar, program ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan