Nelayan Meninggal di Laut, DPKP Polman dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Keluarga

Kepala Dinas DKP Kabupaten Polewali Mandar, Ahmad Killang di dampingi Kepala bidang Tangkap, Arif Muswel bersama Kepala Bidang Budidaya, Asdar dan BPJS Ketenaga kerjaan meneyerahkan Santunan di dusun Mampie (Poto : Istimewa)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Duka yang menyelimuti keluarga nelayan di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Rabu, 20 Mei 2026, ahli waris nelayan yang meninggal dunia akibat kecelakaan laut menerima santunan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan negara terhadap para pekerja sektor perikanan yang berisiko tinggi.

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Polewali Mandar, Ahmad Killang, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pesisir Arif Muswel serta Kepala Bidang Budidaya Asdar.

Kegiatan itu menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap keluarga nelayan yang kehilangan tulang punggung akibat musibah di laut. Selain menyerahkan santunan kepada ahli waris, pemerintah juga mengingatkan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko tinggi saat melaut.

Ahmad Killang menyampaikan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam memberikan rasa aman kepada nelayan dan keluarganya.

Menurutnya, perlindungan sosial menjadi kebutuhan penting agar para pekerja sektor perikanan memiliki jaminan ketika terjadi kecelakaan kerja maupun risiko kematian saat menjalankan aktivitas di laut.

“Nelayan adalah profesi dengan tingkat risiko yang cukup tinggi. Karena itu, kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan sangat penting agar keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perlindungan dan perhatian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pesisir Arif Muswel bersama Kepala Bidang Budidaya Asdar turut mendampingi proses penyerahan santunan sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat pesisir agar semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak nelayan di wilayah Polewali Mandar untuk aktif mendaftarkan diri sebagai peserta agar mendapatkan perlindungan menyeluruh selama menjalankan aktivitas pekerjaan di sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga  Tukang Bentor Aniaya ODGJ hingga Bersimbah Darah di Pasar Malam Tinambung

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap nelayan harus terus diperkuat.

Di tengah tantangan dan risiko pekerjaan di laut, kehadiran jaminan sosial dinilai menjadi salah satu bentuk kepastian perlindungan bagi keluarga nelayan di masa depan.

Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan keamanan pekerja sektor perikanan.

Pemerintah daerah terus mendorong perluasan kepesertaan agar semakin banyak nelayan mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko kerja di laut. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan