Korban Terakhir Tenggelam di Sungai Maloso Ditemukan, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Korban terakhir tenggelam di Sungai Maloso, Mapilli, Polewali Mandar, berhasil ditemukan tim gabungan setelah tiga hari pencarian. Operasi SAR resmi ditutup. (Poto : Humas Polres Polman)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Operasi pencarian tiga anak yang tenggelam di Sungai Maloso, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan korban terakhir, Muhammad Dermawan (8), pada Minggu (7/6/2026) sore, sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari.

Muhammad Dermawan, warga Dusun Kottar, Desa Katumbangan, Kecamatan Campalagian, ditemukan sekitar pukul 15.50 WITA di wilayah Kampung Potong, Desa Buku. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih lima kilometer dari titik awal kejadian tenggelamnya para korban di Sungai Maloso.

Dengan ditemukannya Muhammad Dermawan, seluruh korban dalam peristiwa nahas tersebut telah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, tim gabungan lebih dahulu menemukan Fauziah Rafifa (8) pada Jumat (5/6/2026) sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. Sementara korban lainnya, Akira Humaira (8), ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.10 WITA di sekitar penyeberangan Bulu-Bulu, Desa Rumpa.

Proses pencarian melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Kabupaten Polewali Mandar, Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor, personel Polri, Damkar, pemerintah setempat, serta masyarakat. Tim melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Maloso dengan menggunakan dua unit speed boat dan lima unit rakit milik warga.

Kapolsek Campalagian, IPTU H. Harifuddin, S.Sos., yang memimpin pengamanan dan monitoring selama operasi pencarian berlangsung, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya kemanusiaan tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel tim gabungan serta masyarakat yang telah bekerja sama dan berpartisipasi aktif dalam proses pencarian,” ujar Harifuddin.

Setelah korban terakhir ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri 1447 H, BI Buka Layanan Tukar Uang di Polman 12 Maret 2026, Warga Wajib Daftar via Aplikasi PINTAR

Kapolsek Campalagian juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun lokasi lain yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari,” tambahnya.

Selama pelaksanaan pencarian, pengamanan, hingga proses evakuasi korban, situasi di lokasi terpantau berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya pengawasan ekstra terhadap anak-anak, khususnya saat berada di kawasan perairan yang memiliki arus cukup deras. (*rls)

Sumber : Humas Polres Polman

Editor: Basribas

Iklan