Satpol PP Damkar dan Warga Madatte Gotong Royong Bersihkan Saluran Air, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Satpol PP Damkar Polewali Mandar bersama DLHK, Pemerintah Kelurahan Madatte, dan warga bergotong royong membersihkan saluran air guna mengantisipasi banjir akibat tingginya curah hujan. (Poto : Tim Humas Satpol Pp Polman)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Tingginya intensitas curah hujan yang dalam beberapa waktu terakhir memicu banjir di sejumlah wilayah mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar bersama Pemerintah Kelurahan Madatte melakukan aksi gotong royong pembersihan saluran air, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di sepanjang Jalan Pembangunan Berlanjut dan sejumlah titik rawan genangan di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, ini bertujuan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir yang kerap mengancam permukiman warga saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Selain personel Satpol PP Damkar, kegiatan ini juga diikuti aparat Pemerintah Kecamatan Polewali, Pemerintah Kelurahan Madatte, serta petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Puluhan masyarakat setempat turun langsung membantu petugas membersihkan selokan dan saluran drainase yang dipenuhi sampah serta endapan lumpur. Secara bergotong royong, mereka mengangkat material penyumbat yang selama ini menghambat kelancaran aliran air.

Untuk memaksimalkan pembersihan, armada Pemadam Kebakaran turut diterjunkan guna melakukan penyemprotan atau flushing pada saluran yang mengalami pendangkalan akibat timbunan lumpur. Langkah tersebut dilakukan agar sisa material yang sulit dibersihkan secara manual dapat terurai dan terbawa aliran air.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., yang memimpin langsung personelnya di lokasi, mengatakan keterlibatan Damkar menjadi bagian dari upaya percepatan normalisasi saluran air di wilayah rawan banjir.

“Kami sengaja membawa armada dan menerjunkan personel penuh hari ini untuk melakukan penyemprotan pada saluran air dan sungai kecil yang tersumbat lumpur padat. Dengan dorongan tekanan air dari mobil pemadam, sumbatan-sumbatan yang sulit digali secara manual bisa terurai dan bersih. Harapannya, aliran air dapat kembali normal sehingga wilayah ini tidak mudah terdampak banjir saat hujan lebat,” ujar Imran.

Baca Juga  BPN Polewali Mandar Terapkan Pengukuran Terjadwal Mulai 28 April, Warga Kini Bisa Pilih Jadwal dan Petugas Sendiri

Menurutnya, penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran drainase yang menjadi jalur utama pembuangan air hujan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat. Warga juga diimbau rutin melakukan pembersihan dan pengerukan saluran air di lingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya pendangkalan.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam aksi gotong royong tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan.

Dengan saluran air yang bersih dan terpelihara, risiko banjir genangan di Kelurahan Madatte diharapkan dapat diminimalkan, sehingga kenyamanan dan keselamatan warga selama musim penghujan tetap terjaga. (*rls)

Sumber : Tim Humas Satpol Pp Polman

Editor: Basribas

Iklan