Shared Berita

MAMUJU, Sulbarpos.com — Penguatan kapasitas kader menjadi salah satu langkah penting dalam membangun organisasi yang mampu hadir dan berinteraksi secara positif di tengah masyarakat. Hal itu menjadi fokus Pendidikan dan Latihan (Diklat) Laskar Gerindra Sulawesi Barat 2026 yang diikuti 300 kader dari sejumlah wilayah di Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 18–20 September 2026, di Kompleks Kemenag Haji dan Umrah Kabupaten Mamuju.

Diklat secara resmi dibuka pada Jumat malam dan dihadiri Ketua Fraksi Partai Gerindra Sulawesi Barat, Rahmat Ichwan Bahtiar, bersama jajaran pengurus serta anggota DPRD dari Partai Gerindra tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Selama mengikuti kegiatan, para kader mendapatkan berbagai materi dan pembekalan yang berkaitan dengan kedisiplinan, loyalitas, solidaritas hingga kepemimpinan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Sulawesi Barat, Rahmat Ichwan Bahtiar, mengatakan diklat tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPP dan DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya diarahkan untuk memperkuat loyalitas kader terhadap organisasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

“Kami ingin mencetak kader yang tangguh, berdedikasi dan dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Karena itu, kader tidak cukup hanya memiliki loyalitas terhadap organisasi, tetapi juga harus mampu berinteraksi dengan masyarakat secara baik, profesional dan bijaksana dalam mengambil keputusan,” kata Rahmat saat ditemui awak media di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, rangkaian diklat diisi dengan pembekalan dan pelatihan yang diikuti seluruh peserta hingga kegiatan berakhir pada Minggu, 20 September 2026.

Rahmat berharap materi yang diperoleh selama diklat tidak berhenti sebagai pengetahuan bagi peserta, tetapi dapat diterapkan dalam menjalankan tugas serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Pimpin Rakerpim Triwulan I 2026, Bupati Polman Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Daerah

“Pembekalan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kader untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga solidaritas dan mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 300 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan mampu membawa semangat dan pengalaman yang diperoleh selama diklat ke lingkungan masing-masing.

Dengan pembekalan kedisiplinan, kepemimpinan dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjalankan peran sosial secara bertanggung jawab. (*bas)

Editor: Basribas

Iklan