POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Setelah beberapa hari dilanda antrean panjang yang menguras waktu dan energi, kabar baik akhirnya datang bagi masyarakat Kecamatan Binuang. Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Sarampu kini kembali normal, dengan pelayanan yang cepat, tertib, dan tanpa hambatan.
Pantauan di lapangan pada Sabtu malam, 4 April 2026, menunjukkan kondisi di SPBU Sarampu dengan nomor 74.913.64 telah berangsur stabil. Tidak terlihat lagi antrean kendaraan yang sebelumnya mengular hingga ke badan jalan. Pengendara roda dua maupun roda empat kini dapat mengisi BBM dengan lancar tanpa harus menunggu lama.
Seorang warga, Saleh, mengaku lega dengan kondisi tersebut. Ia menyebut, sebelumnya harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM, yang berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari.
“Sekarang sudah jauh lebih cepat. Tidak seperti beberapa hari lalu yang harus antre panjang. Ini sangat membantu, terutama untuk pekerjaan kami yang membutuhkan mobilitas tinggi,” ujarnya.
Manager SPBU Sarampu, Ahmad, menjelaskan bahwa normalnya kembali pelayanan tidak terlepas dari lancarnya pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, stabilitas distribusi menjadi faktor utama yang memungkinkan pelayanan kembali optimal kepada masyarakat.
Selain itu, peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga turut berperan penting dalam mempercepat proses distribusi. Dengan komunikasi yang lebih baik, penyaluran BBM kini dapat dilakukan secara merata dan tepat waktu.
Meski kondisi telah kembali normal, masyarakat tetap diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Hal ini penting guna menjaga kestabilan pasokan dan mencegah terjadinya antrean kembali.
Dengan terurainya antrean di SPBU Sarampu, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah Binuang diharapkan kembali berjalan lancar. Kondisi ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pengelola, sistem distribusi, dan masyarakat mampu mengatasi tantangan secara efektif.
Perbaikan ini juga mencerminkan semakin solidnya koordinasi lintas pihak dalam menjaga distribusi BBM tetap stabil, merata, dan tepat sasaran ke depannya. (*Mull)
Editor: Basribas




