POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Polewali Mandar tahun 2025 dimaknai sebagai momentum strategis untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat persatuan daerah. Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di Gedung Gadis Pekkabata, Kecamatan Polewali, Senin (29/12).
Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Barat Jenderal (Purn) Salim S Mengga (JSM), Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Wakil Bupati Hj. Andi Nursami Masdar, para mantan Bupati Polewali Mandar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Pemkab Polewali Mandar, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Sidang paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly, S.E. Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak boleh dipahami sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan harus menjadi ruang refleksi sejarah, evaluasi kinerja pembangunan, serta penguatan komitmen bersama untuk kemajuan Polewali Mandar.
Menurut Fahry, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, terutama di tengah laju transformasi digital yang kian cepat.
Pemerintah daerah, kata dia, dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.
“Transformasi digital bukan hanya soal digitalisasi administrasi atau reformasi birokrasi. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghadirkan pelayanan publik yang efisien, transparan, terintegrasi, mudah diakses, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Fahry di hadapan peserta paripurna.
Politisi Partai Golkar itu juga menyoroti tema peringatan Hari Jadi ke-66 Polewali Mandar, yakni “Maju, Sehat, Cerdas, Berintegritas untuk Polewali Mandar Lebih Baik.”
Ia menilai tema tersebut mencerminkan visi bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan.
Fahry menegaskan, tanggung jawab mewujudkan visi tersebut berada di pundak seluruh elemen daerah, baik eksekutif maupun legislatif.
Penguatan komitmen, peningkatan kompetensi aparatur, serta kolaborasi lintas sektor menjadi prasyarat utama agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan merata.
“Oleh karena itu, dibutuhkan tekad bersama untuk meningkatkan kinerja, membangun sinergi, dan bekerja secara kolaboratif demi kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat serta kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah daerah.
Dukungan masyarakat, menurutnya, merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan jangka panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Fahry Fadly atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-66 Polewali Mandar.
Ia mengajak seluruh komponen daerah untuk terus menjaga persatuan dan bekerja bersama mewujudkan Polewali Mandar yang lebih maju, sehat, cerdas, dan berintegritas.
Menutup sambutannya, Ketua DPRD Polewali Mandar juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2026 kepada masyarakat yang merayakan.
Ia berharap momentum pergantian tahun menjadi titik awal pembaruan semangat, komitmen, dan inovasi dalam meningkatkan kinerja serta prestasi daerah.
Apresiasi dan ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Barat, Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar, unsur Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Rapat Paripurna HUT ke-66 Polewali Mandar.
Rangkaian kegiatan paripurna berakhir sekitar pukul 11.25 Wita dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
Sebagai pimpinan sidang, Fahry Fadly dinilai mampu memandu jalannya rapat secara efektif, menjaga ritme acara, serta memastikan seluruh agenda penting peringatan HUT ke-66 tersampaikan dengan baik.
Sambutan Ketua DPRD Polewali Mandar menjadi titik tekan utama dalam paripurna ini, khususnya terkait dorongan transformasi digital, penguatan integritas, serta ajakan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Pesan tersebut menegaskan peran strategis DPRD tidak hanya sebagai lembaga legislasi, tetapi juga sebagai motor penggerak persatuan dan pengawal arah pembangunan daerah ke depan. (*Bsb)
Editor: Basribas




