Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Harapan baru mulai menyala di tengah puing-puing kebakaran yang meluluhlantakkan puluhan rumah di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa. Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memastikan para korban tidak akan dibiarkan berjuang sendiri.

Komitmen itu ditegaskan langsung Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, dengan jaminan bantuan pembangunan rumah bagi warga terdampak.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu 28 februari 2026 tersebut menghanguskan sedikitnya 37 unit rumah dan memaksa puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Sejumlah warga kini masih bertahan di posko darurat sambil menanti kepastian pemulihan.

Pernyataan tegas disampaikan Samsul Mahmud saat ditemui awak media di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (3/3/26), di sela kegiatan buka puasa bersama. Ia menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat proses rehabilitasi rumah warga.

“Saya sudah menandatangani kerja sama dengan Kementerian Sosial untuk pembangunan rumah korban. Dari Kemensos akan menyiapkan material bangunan,” ujar Samsul.

Bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia tersebut difokuskan pada penyediaan bahan bangunan untuk rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat hingga sedang. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons bencana.

Tak hanya mengandalkan dukungan pusat, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga menyiapkan alokasi tambahan guna mempercepat proses pemulihan. Hingga kini, total bantuan yang telah masuk tercatat mencapai lebih dari Rp370 juta.

“Dana yang sudah terkumpul hampir Rp370 juta lebih. Sudah saya sampaikan ke Dinas Sosial dan BNPB untuk didistribusikan sesuai tingkat kerusakan rumah. Insya Allah segera kita realisasikan,” katanya.

Saat melakukan peninjauan langsung di lokasi kebakaran sebelumnya, Samsul memastikan bantuan awal dari Kemensos senilai kurang lebih Rp200 juta telah lebih dulu disalurkan dalam bentuk paket kebutuhan dasar dan perlengkapan darurat bagi para korban.

Baca Juga  Pertamina Tambah 34 Persen Pasokan BBM di Polman, Antrean SPBU Diprediksi Segera Terurai

Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal proses rehabilitasi hingga warga benar-benar kembali menempati hunian yang layak dan aman. Pemerintah, kata dia, akan memastikan penanganan dilakukan secara adil dan proporsional berdasarkan tingkat dampak kerusakan.

“Pemerintah tidak akan tinggal diam. Semua korban akan mendapat perhatian dan penanganan yang adil. Ini tanggung jawab kita bersama untuk memulihkan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Selain dukungan pemerintah, solidaritas publik juga terus mengalir. Relawan, komunitas, hingga masyarakat umum memberikan bantuan bahan makanan, pakaian, serta kebutuhan pokok lainnya untuk meringankan beban para korban.

Tragedi kebakaran di Galung Tuluk menjadi ujian sekaligus momentum penguatan solidaritas sosial di Polewali Mandar. Pemerintah daerah memastikan proses pendataan dan verifikasi kerusakan dilakukan secara transparan agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menegaskan komitmen bahwa seluruh korban kebakaran di Desa Galung Tuluk akan mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari pemerintah.

Ia memastikan pengawalan program ini dilakukan hingga tahap pembangunan rampung, sehingga para korban dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dengan hunian yang lebih aman dan layak. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan