POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan nelayan kembali ditunjukkan oleh Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Polewali Mandar. Bersama instansi terkait, Sat Polair menyalurkan santunan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris seorang nelayan yang meninggal dunia saat melaut di perairan Polewali Mandar, Kamis (15/1/2026).
Santunan tersebut diserahkan langsung kepada keluarga almarhum Herman, nelayan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Polewali Mandar.
Penyaluran berlangsung secara humanis sebagai bentuk empati dan tanggung jawab bersama terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kasubnit Binmas Air Sat Polair Polres Polman, AIPTU Sarno, S.H., didampingi Penyuluh Perikanan Warsia, S.P., serta Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Polewali Mandar, Arifuddin Muswel, S.Pi., M.Adm.KP.
Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam melindungi nelayan.
Kasat Polair Polres Polewali Mandar, AKP Supriadi, menegaskan bahwa penyaluran santunan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang memiliki risiko kerja tinggi.
“Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga almarhum. Polri akan terus hadir, bersinergi, dan memastikan para nelayan mendapatkan rasa aman serta perlindungan yang layak,” ujar AKP Supriadi.
Ia juga menambahkan bahwa Sat Polair Polres Polman secara berkelanjutan melakukan pendampingan dan edukasi keselamatan melaut, sekaligus mendorong nelayan untuk terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu, Penyuluh Perikanan Warsia, S.P. menyampaikan bahwa kepesertaan nelayan dalam BPJS Ketenagakerjaan sangat penting sebagai bentuk perlindungan dasar terhadap risiko kecelakaan kerja di laut.
Menurutnya, kasus ini menjadi pengingat bahwa jaminan sosial mampu memberikan dampak nyata bagi keluarga nelayan saat musibah terjadi.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Polewali Mandar, Arifuddin Muswel, S.Pi., M.Adm.KP. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong nelayan untuk terdata dan aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga hak-hak perlindungan dapat diperoleh secara optimal.
Penyaluran santunan BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan finansial, tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara Polri, penyuluh perikanan, dan Dinas Perikanan dan Kelautan dalam memperkuat perlindungan sosial bagi nelayan.
Ke depan, diharapkan semakin banyak nelayan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga keselamatan kerja dan kesejahteraan keluarga nelayan di Polewali Mandar dapat terjamin secara berkelanjutan. (*rls)
Editor: Basribas




