MAMUJU, Sulbarpos.com — Komitmen mempercepat pelaksanaan program strategis Tahun Anggaran 2026 kembali ditegaskan oleh Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Barat melalui pelaksanaan Rapat Kerja Internal yang digelar di Aula Kantor Wilayah BPN Sulbar, di Mamuju, baru-baru ini.
Rapat kerja ini menjadi forum konsolidasi penting bagi seluruh satuan kerja dalam menyatukan langkah dan memperkuat kinerja, khususnya dalam mendorong pelayanan pertanahan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan akuntabel bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil BPN Sulawesi Barat, Fredy Marfin, serta dihadiri seluruh kepala satuan kerja di lingkungan Kanwil BPN Sulbar.
Fokus utama rapat adalah evaluasi capaian program sekaligus pembahasan strategi percepatan agenda prioritas tahun anggaran 2026.
Dalam arahannya, Fredy Marfin menekankan pentingnya menjaga konsistensi kerja, disiplin pelaksanaan program, serta memperkuat sinergi lintas satuan kerja.
Ia meminta seluruh jajaran mampu membaca dinamika dan tantangan lapangan secara cepat, responsif, tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan program tidak semata diukur dari capaian angka, tetapi dari sejauh mana pelayanan pertanahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Rapat kerja berlangsung dinamis dengan agenda pemaparan progres kegiatan, evaluasi capaian kinerja, hingga identifikasi berbagai kendala teknis maupun nonteknis yang dihadapi masing-masing satuan kerja.
Seluruh masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk merumuskan langkah konkret dan solusi percepatan ke depan.
Salah satu pemaparan disampaikan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Polewali Mandar, Kartini T, yang menjelaskan perkembangan pelaksanaan program strategis di wilayahnya.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian positif, sekaligus tantangan lapangan yang membutuhkan dukungan kebijakan dan koordinasi lintas unit.
Melalui rapat kerja internal ini, Kanwil BPN Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh program strategis Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai target, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Rapat kerja ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kinerja aparatur pertanahan di Sulawesi Barat, sekaligus fondasi kuat dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, modern, dan terpercaya.
Kanwil BPN Sulawesi Barat menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan dan percepatan program bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari komitmen nyata mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta menghadirkan pelayanan pertanahan yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat. (*rls)
Editor: Basribas




