Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi poros Polman–Pinrang, tepatnya di Lingkungan Binuang II, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, mendadak ricuh, Senin (23/2/26) sekitar pukul 19.30 WITA.

Dua sepeda motor terlibat kecelakaan ganda setelah salah satu pengendara diduga melakukan manuver perubahan arah secara tiba-tiba.

Insiden tersebut melibatkan satu unit Suzuki Satria FU warna hitam dan Yamaha Mio Soul GT warna putih. Keduanya diketahui tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Pengendara Suzuki Satria FU, Sanu (42), warga Binuang, mengalami luka lecet di kepala bagian kiri dan kaki kiri, pendarahan pada hidung, serta bengkak di bagian dada atas. Korban bahkan sempat tidak sadarkan diri usai benturan keras. Saat ini, ia menjalani perawatan intensif di RSUD H. Andi Depu Polewali.

Sementara itu, Syawal (17), pelajar asal Tandakan, Desa Amassangan, Kecamatan Binuang, yang mengendarai Yamaha Mio Soul GT, mengalami luka lecet di lutut kanan, tangan, dan dahi sebelah kiri. Ia mendapat penanganan medis di Puskesmas Binuang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Yamaha Mio Soul GT yang dikendarai Syawal melaju dari arah timur menuju barat. Pada waktu bersamaan, Suzuki Satria FU yang dikendarai Sanu bergerak dari arah berlawanan, yakni barat ke timur.

Setibanya di lokasi kejadian, pengendara Suzuki Satria FU diduga hendak berbelok atau mengubah arah dari utara ke selatan. Manuver tersebut diduga tidak diantisipasi dengan baik, sehingga tabrakan tak terhindarkan.

Benturan keras menyebabkan kedua pengendara terjatuh di badan jalan dan mengalami luka-luka. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp1 juta.

Baca Juga  Blue Light Patrol Sat Lantas Polres Polman Antisipasi Gangguan Lalu Lintas di Polewali

Petugas Sat Lantas Polres Polewali Mandar yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang terlibat kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Polman, IPTU Hafim Rasyidin, S.Tr.K, menegaskan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika hendak berbelok atau mengubah arah.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Pastikan situasi aman sebelum melakukan manuver agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain,” tegasnya.

Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti insiden.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung fatal. Penggunaan kendaraan tanpa kelengkapan administrasi seperti TNKB juga berpotensi menyulitkan proses identifikasi dan penegakan hukum.

Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kehati-hatian dalam setiap manuver menjadi kunci utama menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Polewali Mandar. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. (*rls)

Sumber : Humas Polres Polman

Editor: Basribas

Iklan