Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Warga Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, diguncang peristiwa duka setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu sore (4/1/2026).

Korban diketahui bernama Arman Sugito (35), warga Jalan H. Masdar, Desa Bonde. Ia ditemukan dalam kondisi tergantung dan diduga meninggal dunia akibat bunuh diri.

Peristiwa tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 17.09 Wita. Saat itu, kakak korban mendatangi rumah orang tua mereka. Ketika memasuki rumah dan menyalakan lampu, saksi mendapati korban sudah tidak bernyawa. Temuan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Campalagian bersama piket Polres Polman serta Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Campalagian, IPTU H. Harifuddin, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal di TKP oleh dokter Puskesmas Campalagian dan Unit Identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum ditemukan,” ujar kapolsek.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis berat. Kondisi tersebut disebut dipicu persoalan utang piutang yang berkaitan dengan aktivitas judi online, yang belakangan membebani kondisi mental korban.

Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya pernah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri, sehingga peristiwa ini diduga kuat berkaitan dengan gangguan kesehatan mental yang telah berlangsung cukup lama.

Atas kejadian tersebut, keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Jenazah rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bonde setelah seluruh keluarga berkumpul.

Baca Juga  47 Penumpang Bertolak ke Kalimantan! KM Sabuk Nusantara 93 Dikawal Ketat Polairud Polman

Selama proses penanganan di lokasi kejadian, aparat kepolisian memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif hingga jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian serius terhadap kesehatan mental, khususnya di tengah tekanan sosial dan ekonomi yang kian kompleks.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan dan dukungan apabila menghadapi persoalan berat, baik melalui keluarga, tokoh masyarakat, maupun layanan kesehatan terdekat.

Judi online tidak hanya berdampak pada kerugian finansial, tetapi juga berpotensi memicu stres berkepanjangan, kecemasan, konflik keluarga, hingga gangguan kesehatan mental serius.

Praktik ini kerap menjerat korban dalam lingkaran utang dan tekanan psikologis yang sulit diurai. Masyarakat diharapkan lebih waspada, saling peduli, serta aktif mencegah dan melaporkan aktivitas judi online demi melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. (*Bas)

Editor: Basribas

Iklan