Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Lonjakan harga gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah memicu keresahan masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Tabung gas yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah itu dilaporkan dijual hingga mencapai Rp40 ribu per tabung di tingkat pengecer.

Kenaikan harga yang dinilai tidak wajar tersebut mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah di Polman dalam beberapa hari terakhir. Selain harga yang melonjak tajam, ketersediaan tabung gas yang dikenal dengan sebutan “gas melon” itu juga mulai sulit ditemukan di beberapa titik penjualan.

Salah seorang warga kelurahan madatte berinisial AR mengaku kesulitan memperoleh LPG 3 kilogram dengan harga normal. Menurutnya, kondisi ini sangat memberatkan masyarakat kecil, terutama menjelang perayaan Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

“Sekarang sudah sampai Rp40 ribu per tabung. Biasanya tidak sampai segitu. Kami berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pemeriksaan di lapangan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

AR menduga lonjakan harga tersebut tidak lepas dari ulah oknum yang memanfaatkan momentum menjelang Lebaran untuk meraup keuntungan lebih besar. Ia pun meminta aparat terkait segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai aturan.

“Kalau dibiarkan, masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya. Apalagi kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang Lebaran,” tambahnya.

Fenomena kenaikan harga LPG 3 kilogram menjelang hari besar keagamaan sebenarnya kerap terjadi setiap tahun. Namun warga menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah tegas agar distribusi dan harga di tingkat pangkalan maupun pengecer tetap terkendali.

Masyarakat juga berharap pengawasan terhadap pangkalan dan pengecer diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang berpotensi merugikan konsumen.

Baca Juga  2 Tokoh Politik Terkemuka Bahas Potensi dan Persiapan Pilkada Sulbar dan Polman

Warga Kabupaten Polewali Mandar mendesak Pemerintah Kabupaten Polman bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret, seperti melakukan sidak ke pangkalan LPG, memastikan ketersediaan stok, serta menindak tegas oknum yang menaikkan harga secara tidak wajar.

Langkah cepat dinilai penting agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga dengan harga terjangkau, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas memasak di setiap rumah tangga.

Sebagaimana diketahui, gas LPG 3 kilogram merupakan bahan bakar bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Karena itu, pengawasan distribusi dan harga di lapangan menjadi hal penting guna mencegah penyalahgunaan serta memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. (*Mul)

Editor: Basribas

Iklan