POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bergerak cepat merespons keresahan warga terkait ketersediaan gas LPG subsidi. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop UKM), monitoring langsung dilakukan di sejumlah agen dan pangkalan di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas meningkatnya keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram di tengah lonjakan kebutuhan menjelang lebaran.
Monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, sekaligus mencegah potensi kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat pengecer.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa LPG subsidi tetap dapat diakses oleh masyarakat yang berhak.
Kepala Dinas Perindagkop UKM Polewali Mandar, Dr. Agusnia Hasan Sulur, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan pihak Pertamina Sales Wilayah Regional Sulawesi serta para agen LPG untuk menambah pasokan di wilayah tersebut.
“Permintaan penambahan ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Alhamdulillah, pihak Pertamina merespons positif dengan menyetujui tambahan kuota LPG subsidi,” ujarnya. Selasa (17/3/2026)
Ia menjelaskan, tambahan kuota tersebut akan didistribusikan ke lima titik pangkalan di Kelurahan Manding, dengan jumlah bervariasi antara 50 hingga 150 tabung per pangkalan.
Secara keseluruhan, sekitar 550 tabung LPG subsidi tambahan telah disiapkan untuk menjaga ketersediaan stok di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang hari raya.
Tak hanya itu, Dinas Perindagkop UKM juga memastikan distribusi dilakukan secara terjadwal dan terpantau.
Dalam waktu dekat, pasokan tambahan tersebut dijadwalkan segera masuk dan langsung disalurkan ke pangkalan yang telah ditentukan.
“Rencananya besok tambahan kuota sudah mulai masuk dan akan langsung didistribusikan sesuai titik yang telah kami pantau,” tambahnya.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan energi bersubsidi sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kelangkaan.
Dengan adanya penambahan kuota dan pengawasan distribusi yang lebih ketat, diharapkan ketersediaan LPG 3 kilogram di wilayah Kelurahan Manding kembali normal, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih tenang menjelang Idul Fitri.
Dr. Agusnia Hasan Sulur menegaskan bahwa koordinasi dengan Pertamina dan agen akan terus diperkuat guna memastikan distribusi LPG subsidi tetap tepat sasaran, terutama di momentum hari besar keagamaan yang identik dengan peningkatan kebutuhan masyarakat. (*rls)
Editor: Basribas




