Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Komitmen membangun pelayanan publik yang adaptif, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat terus diperkuat Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar. Melalui semangat regenerasi ASN dan inovasi layanan digital, Imigrasi Polman menegaskan perannya sebagai institusi negara yang hadir, melayani, dan memberi solusi di tengah dinamika kebutuhan Masyarakat

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II Non TPI Polewali Mandar, Heryanu, menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan publik yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Hal tersebut disampaikan Heryanu saat memberikan arahan sekaligus motivasi kepada ASN di lingkungan Kantor Imigrasi Polewali Mandar, khususnya kepada Rizky Prayoga dan Ilham, dua ASN muda yang baru saja dilantik.

Menurut Heryanu, regenerasi ASN harus dibarengi dengan semangat inovasi, integritas, dan keberanian menghadirkan gagasan positif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan keimigrasian.

“Saya berharap mereka menjadi penerus Imigrasi yang berkarakter, profesional, serta mampu menghadirkan ide-ide segar yang tidak hanya bermanfaat bagi institusi, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Heryanu.

Menjawab tantangan pelayanan di era transformasi digital, Heryanu menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi telah mengembangkan berbagai sistem berbasis teknologi, salah satunya aplikasi M-Paspor sebagai sistem antrean layanan paspor yang modern dan efisien.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengatur jadwal permohonan paspor secara fleksibel dari mana saja, baik saat bekerja, belajar, maupun beraktivitas lainnya. Proses yang sederhana dan terintegrasi dinilai mampu memangkas antrean dan meningkatkan kenyamanan pemohon.

“M-Paspor adalah bagian dari upaya reformasi birokrasi. Ini tantangan yang harus kita jawab dengan kesiapan SDM dan pelayanan yang prima,” jelasnya.

Baca Juga  Sat PJR Polda Sulbar Gelar Operasi Tertib Lalu Lintas, 10 Pelanggar Ditindak

Tak hanya mengandalkan sistem nasional, Kantor Imigrasi Polewali Mandar juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan lokal seperti Jempol Mama dan Larasati, yang dirancang untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama kelompok rentan dan mereka yang memiliki keterbatasan akses digital.

Heryanu menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama pelayanan Imigrasi Polman, termasuk memberikan pendampingan khusus bagi lanjut usia (lansia) yang mengalami kesulitan dalam penggunaan aplikasi digital.

“Kemudahan layanan harus dirasakan semua lapisan masyarakat. Digitalisasi penting, tapi sentuhan kemanusiaan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Dengan penguatan kapasitas ASN, pemanfaatan teknologi, serta inovasi layanan berbasis kebutuhan masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkeadilan.

Sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar secara resmi melantik dua ASN baru, yakni Rizky Prayoga dan Ilham. Pelantikan ini menjadi simbol regenerasi dan komitmen institusi dalam mencetak ASN yang profesional, berintegritas, serta siap menjawab tantangan pelayanan keimigrasian di era modern. (rls)

Editor: Basribas

Iklan