Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Komitmen memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana kembali ditegaskan melalui rapat koordinasi (rakor) penanggulangan bencana yang digelar Kodim 1402/Polman di Aula Kodim 1402/Polman, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (19/1).

Rakor ini melibatkan lintas sektor strategis, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI–Polri, hingga seluruh camat se-Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi penting dalam menghadapi ancaman bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah Polman.

Mengusung tema Sinergitas TNI AD dengan Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dalam Menyukseskan Program Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia di Daerah, rakor difokuskan pada penguatan mitigasi, kesiapsiagaan, dan respons cepat penanganan bencana.

Sejumlah pimpinan instansi hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Sekretaris Daerah Polewali Mandar, Kapolres Polewali Mandar, BPBD, Basarnas, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Tagana, Satpol PP, PLN, serta para camat dari seluruh kecamatan dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

Komandan Kodim 1402/Polman, Ikhwan Arifin, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa rakor ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai skenario bencana.

“Melalui rakor ini, kita ingin memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dari masing-masing instansi. Dengan koordinasi yang solid, penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Dandim, wilayah Polewali Mandar memiliki karakter geografis yang memerlukan kesiapsiagaan tinggi. Oleh karena itu, keterlibatan aktif seluruh OPD dan pemerintah kecamatan menjadi kunci dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.

Sementara itu, Camat Polewali, Masrullah, menyambut positif pelaksanaan rakor tersebut. Ia menilai forum koordinasi seperti ini sangat penting untuk memastikan seluruh unsur di tingkat kecamatan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing saat terjadi bencana.

Baca Juga  Irdam XXIII Turun Langsung ke Polman, Ada Apa dengan Pembangunan Koperasi Merah Putih?

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, saat kondisi darurat terjadi, personel dan materiil dari seluruh instansi bisa langsung bergerak tanpa kendala koordinasi,” ujarnya.

Rakor penanggulangan bencana ini juga menjadi ajang evaluasi kesiapan daerah sekaligus memperkuat jejaring kerja antarinstansi, sehingga respons terhadap bencana tidak bersifat parsial, melainkan terintegrasi dan sistematis.

Dengan digelarnya rakor ini, Kodim 1402/Polman bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh.

Sinergi lintas sektor diharapkan mampu meningkatkan perlindungan dan keselamatan masyarakat Polewali Mandar dari berbagai ancaman bencana di masa mendatang.

Kodim 1402/Polman secara konsisten mendorong kolaborasi TNI, OPD, dan pemerintah kecamatan sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat mitigasi dan penanganan bencana.

Pelibatan seluruh camat se-Polman menjadi langkah nyata dalam memastikan kesiapsiagaan hingga ke tingkat wilayah paling dekat dengan masyarakat. (rls)

Editor: Basribas

Iklan