Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program sosial di bulan suci Ramadan. Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, secara resmi melaunching Gerakan “BERAMAL” (Bedah Rumah Ramadan Mulia) di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Senin (16/3/2026).

Peluncuran program tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menangani persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Polewali Mandar. Salah satu rumah warga yang menjadi sasaran awal program ini adalah milik Munawarah, warga Desa Bonde yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Gerakan BERAMAL merupakan program sosial yang digagas oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan Kabupaten Polewali Mandar dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk para pengembang perumahan di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah. Ia menyebut beberapa wilayah di Polewali Mandar masih menghadapi angka kemiskinan yang cukup tinggi.

Wilayah yang menjadi perhatian antara lain Kecamatan Campalagian, Balanipa, Luyo, Tutar hingga kawasan pesisir yang masih membutuhkan intervensi pembangunan dan dukungan program sosial.

Menurut Samsul Mahmud, persoalan kemiskinan dan stunting merupakan isu nasional yang juga berdampak pada kondisi daerah. Karena itu, upaya penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Persoalan kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan bersama. Oleh karena itu diperlukan dukungan pemerintah, sektor swasta serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Polewali Mandar,” ujar Samsul Mahmud.

Ia menambahkan, Polewali Mandar sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Sulawesi Barat membutuhkan langkah strategis dan kolaboratif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  TMMD ke-127 Resmi Bergulir di Bulo, Bupati Polman Tinjau Baksos dan Pasar Murah yang Langsung Sentuh Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan Kabupaten Polewali Mandar, A. Afandi, menjelaskan bahwa Gerakan BERAMAL lahir dari hasil diskusi bersama para developer atau pengembang perumahan di Polewali Mandar.

Menurutnya, para pengembang sepakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial selama bulan Ramadan dengan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial para developer bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang rumahnya tidak layak huni,” jelas Afandi.

Ia menambahkan bahwa program tersebut juga sejalan dengan kebijakan nasional pemerintah pusat yang menargetkan pembangunan tiga juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

Melalui program BERAMAL, pemerintah daerah juga berupaya mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Polewali Mandar, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Meski demikian, Afandi menegaskan bahwa penerima bantuan harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama terkait kepemilikan lahan atau alas hak yang jelas.

“Prioritas diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat administrasi serta benar-benar membutuhkan bantuan perbaikan rumah,” tambahnya.

Launching Gerakan BERAMAL (Bedah Rumah Ramadan Mulia) Tahun 2026 ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi rumah warga, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu mendorong berbagai pihak untuk terlibat aktif dalam membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Polewali Mandar.

Pada akhir kegiatan, Bupati Samsul Mahmud bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung rumah warga yang menjadi sasaran program bedah rumah sebagai simbol dimulainya Gerakan BERAMAL di Polewali Mandar.

Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga kualitas hunian warga dan taraf hidup masyarakat Polewali Mandar dapat meningkat secara bertahap. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan