Sulbarpos.com, Mamuju — Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai bergerak cepat ke arah transformasi digital. Kamis (28/8/2025), lembaga ini menggelar sosialisasi program inovatif bertajuk Garis SDK SIAP (Gerbang Informasi Sistem Digitalisasi Kinerja Sekretariat DPRD).
Sosialisasi yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I itu diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Administrasi Tidak Tetap (TATT). Tujuannya jelas: meningkatkan kompetensi pegawai dalam mengoperasikan sistem digital terintegrasi, sekaligus memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan sekretariat.
Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang menekankan digitalisasi sebagai keharusan, bukan pilihan.
“Transformasi digital adalah pondasi menuju Sulbar maju dan sejahtera,” tegasnya dalam beberapa kesempatan.
Kepala Bagian Fasilitasi Pengawasan dan Penganggaran, Irma Trisnawati, menjadi motor penggerak program tersebut. Ia menegaskan, digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
“Melalui Garis SDK SIAP, kami ingin seluruh proses kinerja lebih tertata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Irma.
Sistem ini dirancang untuk memudahkan dokumentasi, mempercepat akses informasi, dan memastikan setiap aktivitas kinerja terekam dengan baik. Bagi DPRD, digitalisasi berarti mendukung kelancaran tugas kelembagaan sekaligus membangun budaya kerja baru yang lebih adaptif.
Peluncuran Garis SDK SIAP diyakini menjadi titik awal transformasi birokrasi di Sulbar. Jika berjalan sesuai harapan, program ini bukan hanya akan mempercepat pelayanan internal, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat lewat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan. (Rls)