Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com Peredaran rokok ilegal di Kecamatan Wonomulyo kembali jadi buah bibir publik. Sorotan tajam datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Polewali Mandar, yang menilai penanganan aparat Polsek Wonomulyo belum menunjukkan langkah yang dianggap signifikan dalam menekan penyebaran produk tanpa pita cukai.

Ketua PMII Polewali Mandar, Dirman, dalam pernyataan resminya menyebut maraknya peredaran rokok ilegal telah berlangsung cukup lama dan semakin terbuka di sejumlah titik di wilayah Wonomulyo.

Kondisi ini dinilai merugikan negara karena tidak melalui jalur resmi perpajakan, serta berpotensi memicu ketidakstabilan pasar dan ekonomi lokal.

“Kami menemukan banyak toko yang secara terang-terangan menjual rokok tanpa pita cukai. Ini jelas pelanggaran. Kami mempertanyakan sejauh mana tindakan Polsek dalam menertibkan situasi ini,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Menurut PMII, jika persoalan ini tidak ditindaklanjuti dengan tegas, publik bisa saja menafsirkan adanya pembiaran terhadap peredaran produk ilegal itu.

Karena itu, pihaknya mendesak Polsek Wonomulyo bergerak cepat melakukan operasi, pendataan hingga penindakan sesuai mekanisme hukum.

“Kami tidak menuduh, tapi meminta kejelasan. Perlu langkah konkret — masyarakat butuh kepastian. Apakah rokok tanpa cukai benar-benar legal dibiarkan beredar?” tambah Dirman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polsek Wonomulyo terkait sorotan dan desakan yang disampaikan PMII.

Publik kini menanti respon dan tindakan nyata aparat keamanan untuk memastikan penegakan aturan cukai berjalan sebagaimana mestinya.

PMII berharap agar komunikasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan aparat dapat berjalan lebih terbuka sehingga tercipta iklim perdagangan yang sehat, tertib, dan sesuai regulasi negara.

Perdagangan yang tertib adalah fondasi ekonomi yang sehat. Pengawasan, edukasi dan penegakan aturan tidak hanya tugas aparat, namun menjadi tanggung jawab bersama.

Ketika suara publik disampaikan, harapan berikutnya adalah tindakan nyata — sebab perubahan dimulai dari keberanian untuk menyuarakan kebenaran.

Sulbarpos.com akan terus memantau perkembangan kasus ini. (Bsb)

Baca Juga  Cekcok Berujung Maut: Pria Tewas Ditebas Parang dan Celurit di Wonomulyo

Editor: Basribas

Iklan