Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat memperketat pengawasan pangan selama Ramadan. Tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap berbagai jajanan takjil yang dijual pedagang di Pasar Sentral Pekkabata, Rabu (11/3/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan berbuka puasa yang beredar di tengah masyarakat aman dikonsumsi dan bebas dari bahan berbahaya.

Sidak tersebut dipimpin Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Konsumen (SPK) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Polewali Mandar, M. Ayyub S. Amin, bersama sejumlah staf serta tim pengawas dari BPOM Sulawesi Barat.

Dalam kegiatan itu, petugas menyisir lapak-lapak pedagang takjil yang ramai dikunjungi warga menjelang waktu berbuka. Berbagai jenis makanan dan minuman diperiksa langsung, mulai dari kondisi penyajian, kebersihan tempat jualan, hingga bahan yang digunakan.

Selain melakukan pengawasan, tim juga memberikan edukasi kepada pedagang terkait pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan. Para pedagang diingatkan agar tidak menggunakan bahan tambahan berbahaya serta tetap menjaga higienitas makanan yang dijual kepada konsumen.

Beberapa sampel takjil yang dijajakan di pasar tersebut turut diambil oleh petugas untuk dilakukan pengujian lebih lanjut di laboratorium BPOM.

Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kemungkinan adanya kandungan zat berbahaya seperti boraks, formalin, maupun pewarna tekstil yang dilarang digunakan dalam makanan.

Kabid SPK Disperindagkop UKM Polman, M. Ayyub S. Amin, menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan langkah preventif pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat, khususnya selama Ramadan ketika permintaan takjil meningkat tajam.

Menurutnya, pengawasan rutin sangat penting untuk memastikan makanan yang beredar tetap memenuhi standar keamanan pangan.

Baca Juga  TNI-Polri Siaga Pengamanan Arus Lalu Lintas Natal dan Tahun Baru di Polman: Sinergi Penuh Demi Keamanan dan Kenyamanan Pemudik

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membeli takjil untuk berbuka puasa merasa aman dan nyaman. Pedagang juga kami dorong untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk yang dijual,” ujarnya di sela kegiatan sidak.

Sementara itu, tim dari BPOM Sulawesi Barat menegaskan bahwa pengambilan sampel makanan akan dianalisis secara laboratoris untuk memastikan tidak ada kandungan bahan berbahaya. Jika ditemukan pelanggaran, pihak terkait akan memberikan pembinaan hingga tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan sidak ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BPOM dalam menjaga keamanan pangan di ruang publik, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas penjualan makanan siap saji.

Dengan adanya pengawasan tersebut, pemerintah berharap para pedagang semakin sadar pentingnya menjaga kualitas makanan, sementara masyarakat dapat menikmati takjil berbuka puasa dengan rasa aman.

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat secara berkala melakukan inspeksi mendadak di berbagai pasar Ramadan di wilayah Sulawesi Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengawasan nasional untuk memastikan makanan yang beredar selama bulan suci Ramadan aman, sehat, dan layak dikonsumsi masyarakat. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan