Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Kekhawatiran atas maraknya konsumsi obat batuk jenis Komix dan sejumlah obat lain di kalangan remaja memicu respons cepat Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Demi melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan kesehatan dan penyalahgunaan obat, tim gabungan lintas sektor turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (25/2/2026).

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Polewali Mandar yang menyoroti meningkatnya konsumsi obat tertentu secara tidak wajar di kalangan anak muda.

Dalam surat tersebut, BNNK memperingatkan bahwa konsumsi obat secara berlebihan berpotensi merusak jaringan otak serta menimbulkan gangguan kesehatan serius jika tidak dikendalikan sejak dini.

Merespons peringatan tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Polewali Mandar bergerak cepat menjalankan fungsi pengawasan peredaran barang sesuai kewenangannya.

Fokus utama sidak adalah memastikan obat-obatan yang beredar dijual sesuai izin usaha, legalitas produk, serta ketentuan distribusi yang berlaku.

Sidak lapangan ini melibatkan tim gabungan dari Polres Polewali Mandar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Polewali Mandar, Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Polewali Mandar, Bagian Ekonomi Setda, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Polewali Mandar.

Dari internal Disperindagkop UKM, Bidang SPK dan Bidang Perdagangan turut aktif melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.

Tim menyasar sejumlah kios dan toko yang menjual obat-obatan untuk memverifikasi kelengkapan izin usaha, mengecek legalitas produk, serta memastikan tidak terjadi penjualan bebas tanpa pengawasan.

Selain pemeriksaan administratif, petugas juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelaku usaha agar lebih selektif dalam menjual produk yang berpotensi disalahgunakan.

Baca Juga  Di Hadapan Warga Sulbar, Gubernur Puji Kebijaksanaan Wagub Salim S Mengga

Pendekatan yang dilakukan tidak semata represif, tetapi juga preventif dan edukatif. Pemerintah daerah menekankan bahwa pelaku usaha memiliki tanggung jawab moral dan hukum dalam menjaga keamanan produk yang dijual kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Langkah tegas ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam menciptakan sistem perdagangan yang tertib, sehat, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Pengawasan terpadu diharapkan mampu menekan potensi penyalahgunaan obat sekaligus menjaga stabilitas sosial di daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak serta memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan obat. Upaya pencegahan dinilai lebih efektif apabila dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan.

Inspeksi ini dilaksanakan sebagai respons atas laporan meningkatnya konsumsi obat Komix dan beberapa jenis obat lain secara tidak semestinya di kalangan remaja.

Pemerintah daerah memastikan pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif demi melindungi generasi muda Polewali Mandar dari ancaman penyalahgunaan obat dan dampak kesehatan jangka panjang. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan