Surat Edaran Kecamatan Polewali Dibacakan di Masjid Taqwa, Nardjus Ingatkan Ibadah, Keamanan, dan Kepedulian
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kecamatan Polewali mengambil langkah preventif dan persuasif demi memastikan suasana ibadah berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Camat Polewali, Masrullah, resmi menerbitkan Surat Himbauan Nomor: B-92/100.3.4/Kec. Plw/11/2026 yang ditujukan kepada seluruh lurah se-Kecamatan Polewali untuk diteruskan kepada masyarakat melalui rumah-rumah ibadah.
Himbauan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami Taqwa Madatte, Nardjus Saleh, usai pelaksanaan shalat Isya berjamaah menjelang tarawih malam pertama di Masjid Jami Taqwa, Kelurahan Madatte.
Dalam surat edarannya, Camat Polewali mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Masyarakat dihimbau memperbanyak ibadah seperti puasa, shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, sedekah, serta berbagai amalan kebajikan lainnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta menjaga toleransi antarumat beragama dan mempererat ukhuwah Islamiyah demi terciptanya harmoni sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial,” demikian pesan dalam surat himbauan tersebut.
Pemerintah Kecamatan Polewali juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah, termasuk penggunaan petasan dan sejenisnya.
Orang tua dan wali diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari, guna mencegah potensi gangguan ketertiban maupun risiko keselamatan.
Selain itu, masyarakat diajak menjaga kebersihan lingkungan, rumah ibadah, dan fasilitas umum sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Ramadan.
Dalam poin lainnya, pelaku usaha makanan dan minuman juga dihimbau untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Langkah ini diharapkan mampu menjaga suasana saling menghargai dan toleran di tengah keberagaman masyarakat Polewali.
Camat Polewali juga mengingatkan agar Ramadan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Masyarakat diminta menghindari perilaku konsumtif dan pemborosan, serta memanfaatkan momentum suci ini untuk memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama, terutama kepada kaum dhuafa.
Dalam kesempatan tersebut, Nardjus Saleh turut menyampaikan pesan tambahan kepada jamaah. Ia mengingatkan warga Madatte agar lebih berhati-hati sebelum meninggalkan rumah untuk melaksanakan shalat tarawih.
“Pastikan dapur dan kompor dalam kondisi aman, pintu terkunci, aliran air tertutup, dan lampu diperiksa sebelum rumah ditinggalkan, terlebih jika rumah dalam keadaan kosong,” ujarnya. Rabu (18/2/26)
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif guna mencegah potensi kebakaran maupun tindak kriminal selama masyarakat melaksanakan ibadah di masjid.
Melalui surat himbauan ini, Pemerintah Kecamatan Polewali berharap Ramadan 1447 H menjadi bulan yang penuh keberkahan, kedamaian, dan ketertiban bagi seluruh masyarakat. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, pelaku usaha, dan warga menjadi kunci terciptanya suasana religius yang aman dan kondusif.
Surat himbauan ini bersifat preventif dan persuasif, bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial selama Ramadan.
Pemerintah Kecamatan Polewali juga mengharapkan peran aktif para lurah untuk menyosialisasikan isi surat tersebut secara berkelanjutan melalui masjid, mushalla, dan forum-forum kemasyarakatan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Ramadan di Polewali diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas ibadah tahunan, tetapi juga momentum transformasi moral dan sosial menuju masyarakat yang lebih religius, aman, dan berdaya. (*rls)
Editor: Basribas



