POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Keheningan dini hari di Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Sebuah kecelakaan lalu lintas ganda yang terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 00.15 WITA merenggut dua nyawa pengendara sepeda motor di lokasi berbeda rumah sakit.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di wilayah Puccadi, melibatkan dua unit sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi.
Kendaraan pertama berwarna putih dikendarai Supri bin Nurdin (20), warga Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. Sementara kendaraan kedua berwarna hitam dikendarai Nurdin bin Hatta (19), warga Kelurahan Palitakan, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, kedua sepeda motor melaju dari arah berlawanan.
Satu kendaraan bergerak dari barat ke timur, sementara kendaraan lainnya dari timur ke barat. Benturan keras di badan jalan tak terelakkan, menyebabkan kedua pengendara mengalami luka berat dan kritis.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat. Namun, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawa keduanya.
Supri bin Nurdin dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Polewali, sedangkan Nurdin bin Hatta menghembuskan napas terakhir di RS Pratama Wonomulyo.
Menindaklanjuti kejadian itu, Unit Lalu Lintas Polsek Urban Wonomulyo langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta menghimpun keterangan dari para saksi.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K, mengatakan bahwa kasus kecelakaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Saat ini kami masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengetahui secara pasti faktor penyebab kecelakaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, IPTU Hafym Rasydin, S.Trk, mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari yang rawan kecelakaan.
Ia menegaskan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengendara dalam keadaan prima.
Kecelakaan lalu lintas ganda yang merenggut nyawa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berakibat fatal. Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga kepedulian bersama demi melindungi nyawa sesama pengguna jalan.
Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab kecelakaan ini dan mengajak masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting akan arti disiplin dan kehati-hatian di jalan raya.
Jalan bukan arena adu kecepatan, melainkan ruang bersama yang menuntut kesadaran, etika, dan tanggung jawab. (*rls)
Sumber : Humas Polres Polman
Editor: Basribas




