Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Langkah strategis kembali ditempuh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar. Pergantian pucuk pimpinan di sektor intelijen resmi dilakukan, menandai komitmen institusi tersebut dalam memperkuat deteksi dini, menjaga stabilitas hukum, serta meningkatkan kinerja aparat penegak hukum di daerah.

Nurcholis, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Polewali Mandar, secara resmi melantik Kepala Seksi (Kasi) Intelijen yang baru dalam prosesi yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Polewali, Rabu (12/2/26). Pelantikan ini diproyeksikan menjadi momentum penguatan fungsi intelijen sekaligus mendorong etos kerja yang lebih progresif di lingkungan Kejaksaan.

Dalam sambutannya, Nurcholis menegaskan bahwa jabatan intelijen memiliki posisi vital dalam mendukung arah kebijakan pimpinan. Karena itu, pejabat yang baru diminta mampu menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas dan transparan.

“Intelijen adalah mata dan telinga pimpinan. Kasi Intel yang baru harus mampu memimpin tim secara bijak, adil, dan berani,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang inovatif dan kreatif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan insan pers, guna memastikan penyampaian informasi hukum kepada publik berjalan optimal.

Selain fokus pada penguatan internal, Kejaksaan Negeri Polewali Mandar terus menggencarkan langkah preventif melalui program Jaksa Masuk Sekolah.

Program edukasi hukum tersebut digelar sedikitnya empat kali dalam setahun dan menyasar pelajar hingga masyarakat desa, sebagai upaya meningkatkan literasi hukum sekaligus menekan potensi pelanggaran, termasuk pada momentum politik seperti Pilkada.

Pejabat Kasi Intel yang dilantik sebelumnya bertugas di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, dengan jabatan serupa. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk mempercepat adaptasi di wilayah Polewali Mandar.

Kajari berharap pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan dinamika daerah, membawa semangat pembaruan, serta menjaga marwah institusi melalui profesionalisme dan loyalitas terhadap tugas.

Baca Juga  WiFi Gratis Pemprov Sulbar Mulai Dinikmati Warga Desa Terpencil

Menurut Nurcholis, kekuatan intelijen tidak hanya terletak pada kemampuan mengumpulkan informasi, tetapi juga pada ketajaman membaca situasi serta keberanian mengambil langkah strategis demi kepentingan hukum dan masyarakat.

Penegasan Kajari bahwa intelijen merupakan “mata dan telinga pimpinan” menjadi pesan kunci dalam pelantikan ini. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan yang bijak, adil, dan berani merupakan fondasi utama bagi Kasi Intel dalam mengarahkan tim, membangun kepercayaan publik, serta memastikan Kejaksaan tetap hadir sebagai institusi yang responsif dan berintegritas.

Dengan kepemimpinan baru di sektor intelijen, Kejaksaan Negeri Polewali Mandar diharapkan semakin solid dalam mengawal penegakan hukum yang profesional dan akuntabel. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan