Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Respons cepat aparat kepolisian kembali terlihat pascakebakaran yang melanda permukiman warga. Satuan Samapta Polres Polewali Mandar langsung turun ke lokasi dengan mendirikan tenda pantau sebagai pusat pengamanan, monitoring, dan koordinasi lintas instansi, guna memastikan keselamatan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Tenda pantau Sabhara dipasang di lokasi kebakaran Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Minggu (1/3/2026). Pos tersebut difungsikan sebagai titik pengawasan dan pengendalian situasi, sekaligus mendukung pengamanan area terdampak agar aktivitas penanganan pascakebakaran berjalan aman dan tertib.

Sejumlah personel Patroli Motor (Patmor) Sat Samapta disiagakan penuh untuk membantu pengaturan arus, menjaga keamanan lingkungan sekitar, serta memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kehadiran aparat juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan tim penanggulangan bencana, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.

Pelaksana Sementara (Ps.) Kanit Turjawali Sat Samapta, AIPDA Lakise, menegaskan bahwa pemasangan tenda pantau merupakan bagian dari tugas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Pemasangan tenda pantau dan pengaturan di lokasi kebakaran adalah wujud pelayanan serta pengamanan. Personel kami disiagakan untuk membantu penanggulangan bencana bersama unsur terkait agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Polman, AKP Muh Rum Kasim, menyebut langkah cepat tersebut sebagai bentuk respons institusional menghadapi kondisi darurat.

“Kegiatan ini adalah respons cepat Polres Polman dalam memberikan pelayanan, pengamanan, dan dukungan kepada masyarakat terdampak. Kami memastikan seluruh rangkaian pengamanan dan pemantauan berjalan optimal serta terus bersinergi dengan instansi terkait,” jelasnya.

Kapolres Polman, AKBP Anjar Purwoko, turut menegaskan komitmen jajarannya dalam setiap penanganan bencana di wilayah hukum Polres Polman.

Baca Juga  Wanita 51 Tahun di Campalagian Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Depresi Sakit Menahun

“Kami memastikan seluruh personel bergerak cepat dalam setiap kejadian. Kehadiran anggota di lokasi kebakaran Desa Galung Tuluk adalah bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait terus kami lakukan agar penanganan berjalan optimal,” tegasnya.

Langkah pemasangan tenda pantau tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Kehadiran polisi dinilai mampu mempercepat koordinasi lintas sektor sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah kondisi darurat.

Polres Polman juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim cuaca ekstrem, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi bahaya. Upaya preventif dan kerja sama semua pihak diharapkan dapat menekan risiko bencana serupa di masa mendatang. (*rls)

Sumber : Humas Polres Polman

Editor: Basribas

Iklan