Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Semangat gotong royong antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat kembali menunjukkan kekuatannya di Kabupaten Polewali Mandar. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup melalui upacara khidmat di Lapangan Sepak Bola Bulo, Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Rabu (11/3/2026).

Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar selaku Inspektur Upacara, dan diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat setempat.

Kapolres Polewali Mandar AKBP Anjar Purwoko, S.H., S.I.K., M.H. turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program kolaboratif pembangunan desa yang digagas TNI melalui TMMD.

Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono S.I.P., M.M., Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Wakil Bupati Hj. Andi Nursami Masdar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIII/Palaka Wira Ny. Dewi Binsar Sianipar, Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala desa dan tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menegaskan bahwa program TMMD merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang berperan strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan.

Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD menjadi wujud nyata pengabdian TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa serta membuka akses fasilitas umum yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Zubair Terpilih sebagai Ketua Dewan Pendidikan Polewali Mandar: Era Baru Pendidikan Dimulai

Program TMMD ke-127 di Desa Bulo berlangsung selama 30 hari, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Selama pelaksanaan kegiatan, berbagai pembangunan fisik berhasil diselesaikan, antara lain pengerasan jalan, pembangunan talud, rabat beton, pembangunan masjid serta fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK).

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi bahaya narkoba, mitigasi bencana, pengembangan UMKM hingga penyuluhan kesehatan bagi masyarakat.

Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan program TMMD di Desa Bulo yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah.

“Kami merasa bangga dapat hadir dan menjadi bagian dari kegiatan TMMD ke-127 ini. Program ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun desa,” ujar Anjar.

Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta menjadi pemicu lahirnya semangat gotong royong yang berkelanjutan.

“Harapan kami, seluruh hasil pembangunan baik fisik maupun nonfisik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” tambahnya.

Usai pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Bantuan tersebut meliputi paket sembako, perangkat internet Starlink, bibit durian, santunan bagi anak yatim serta peninjauan langsung sejumlah hasil pembangunan fisik yang telah dikerjakan selama program TMMD berlangsung.

Kehadiran berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat akses teknologi dan pengembangan ekonomi desa.

Program TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan dari wilayah pedesaan.

Baca Juga  Gizi Gratis, Masalah Berlapis: MBG Disorot karena Pengawasan dan Limbah

Melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas masyarakat, TMMD diharapkan mampu membuka akses ekonomi, meningkatkan kualitas hidup warga, serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD, Desa Bulo kini diharapkan menjadi salah satu contoh bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghadirkan perubahan nyata bagi pembangunan daerah. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan