Breaking News: Mahasiswa PMII Tetap Bertahan di Tengah Hujan Deras, DPRD Polman Tak Satupun Menemui Massa Aksi
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Di tengah derasnya hujan yang mengguyur wilayah Polewali Mandar, semangat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tetap membara. Mereka turun ke jalan menyuarakan aspirasi masyarakat terkait penonaktifan sekitar 12.500 kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar.
Aksi yang digelar di Jalan Trans Sulawesi itu mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Meski hujan terus mengguyur, para mahasiswa tetap bertahan menyampaikan tuntutan mereka agar pemerintah daerah dan DPRD Polewali Mandar memberikan penjelasan serta solusi atas persoalan yang dinilai sangat merugikan masyarakat kecil.
Dalam orasinya, massa aksi menilai kebijakan penonaktifan ribuan BPJS tersebut berdampak langsung terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan dari pemerintah. Senin (16/3/2026)
Ironisnya, di tengah perjuangan mahasiswa yang rela basah kuyup demi menyuarakan kepentingan rakyat, tidak satu pun anggota DPRD Polewali Mandar yang terlihat menemui massa aksi. Kondisi ini memicu kekecewaan para demonstran yang menilai wakil rakyat seharusnya hadir mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Setelah sempat berlangsung di ruas jalan Trans Sulawesi, massa aksi kemudian bergeser masuk ke dalam gedung DPRD Polewali Mandar dengan harapan dapat bertemu langsung dengan para wakil rakyat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun anggota DPRD yang datang menemui para demonstran.
Situasi aksi masih berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Mahasiswa menegaskan akan terus bertahan hingga ada pihak legislatif yang bersedia menerima dan menanggapi tuntutan mereka terkait persoalan BPJS yang menyangkut hak dasar masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan. (*rls}
Editor: Basribas



