Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Semangat kolektif untuk mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Balanipa kembali menggelora. Ratusan masyarakat bersama tokoh daerah memadati Kongres Rakyat Balanipa yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Mahfudz Lekopadis, Sabtu (4/4/2026), dalam sebuah momentum strategis yang mempertegas arah perjuangan pemekaran wilayah.

Kongres ini menjadi titik temu aspirasi sekaligus konsolidasi kekuatan rakyat. Hadir langsung Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, bersama Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, serta sejumlah kepala daerah, termasuk Wakil Bupati Majene dan Wakil Bupati Mamuju Tengah.

Dalam forum tersebut, Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud tampil sebagai figur sentral yang menguatkan arah perjuangan DOB Balanipa. Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat dan mengajak seluruh elemen untuk bergerak dalam satu barisan.

“Fokus utama kita saat ini adalah persatuan. Tidak perlu lagi terjebak pada hal-hal yang memperlambat. Kita harus memastikan DOB Balanipa bisa terwujud,” tegasnya di hadapan peserta kongres.

Ia menilai bahwa kekuatan terbesar dalam perjuangan ini terletak pada soliditas masyarakat dan sinergi lintas sektor. Tanpa kebersamaan yang kokoh, upaya pemekaran akan sulit mencapai hasil yang diharapkan.

Meski demikian, Samsul Mahmud tidak menutup mata terhadap tantangan besar, khususnya kebijakan moratorium pemekaran daerah yang masih berlaku secara nasional. Namun, ia tetap optimistis bahwa peluang akan terbuka di waktu yang tepat.

“Kita harus siap. Ketika kesempatan itu datang, kita tidak boleh lengah. Semua harus sudah matang, baik dari sisi administrasi maupun dukungan masyarakat,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, ia mengakui bahwa perjuangan ini membutuhkan kerja keras dan konsistensi. Namun, dirinya memastikan akan tetap berada di garis depan bersama masyarakat.

Baca Juga  IPM Naik Belum Tentu Merata, Akademisi Ungkap Indeks Gini dan Theil Jadi Kunci Membaca Ketimpangan Daerah

“Kami tidak akan mundur. Ini adalah aspirasi besar rakyat yang harus diperjuangkan demi kemajuan bersama,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. Zein dari Kementerian Agama RI, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Mas’ud Saleh, Rahmat Hasanuddin, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat seperti Samsul Samad, Abd. Rahim, dan Usman Suhuria.

Hadir pula anggota DPRD Polewali Mandar Rahmadi Anwar dan Amir, bersama para camat, kepala desa, dan ratusan warga yang menunjukkan antusiasme tinggi.

Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat legitimasi kongres sebagai wadah aspirasi rakyat yang serius dan terorganisir dalam mendorong DOB Balanipa.

Kongres Rakyat Balanipa tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga penegasan tekad kolektif menuju perubahan. Dengan dukungan kuat dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, perjuangan DOB Balanipa kini memasuki fase yang lebih terarah dan penuh harapan.

Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menunjukkan komitmen kuat dan sikap visioner dalam mendukung perjuangan DOB Balanipa.

Ia menegaskan dukungan penuh terhadap aspirasi masyarakat serta mengajak seluruh stakeholder untuk bersatu dalam memperjuangkan pemekaran wilayah sebagai langkah strategis demi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan