Operasi Pencarian Berlanjut, Dua Bocah Korban Tenggelam di Campalagian Belum Ditemukan
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Polewali Mandar (Polman), Tim SAR, Basarnas, Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor, BPBD, Damkar, Sat Polairud, serta Polsek Campalagian terus melakukan pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Maloso, Dusun Kontar, Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (5/6/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WITA saat enam anak bermain di sekitar aliran Sungai Maloso. Dari enam anak tersebut, tiga di antaranya turun ke sungai untuk mandi dan bermain air, sementara tiga lainnya tetap berada di daratan menjaga sepeda.
Diduga kuat, ketiga anak yang berada di sungai terseret arus hingga tenggelam. Salah seorang teman korban yang menyaksikan kejadian itu segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Warga yang menerima informasi langsung menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 200 meter dari permukiman. Namun, saat tiba di lokasi, mereka hanya menemukan pakaian dan sandal milik para korban yang tertinggal di tepi sungai.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Polres Polman sekitar pukul 13.00 WITA. Menindaklanjuti laporan itu, gabungan piket fungsi Polres Polman bersama personel Samapta Polres Polman dan Polsek Campalagian yang dipimpin Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin, didampingi Perwira Pengawas (Pawas) Polres Polman IPDA Harianto, segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu proses pencarian dan penanganan di lokasi.
Dari tiga anak yang dilaporkan tenggelam, satu korban bernama Fauziah Rafifa (8) berhasil ditemukan di wilayah Dusun Berampa, Desa Katumbangan. Korban sempat mendapatkan pertolongan dari warga, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Muhammad Dermawan (8) dan Akira Humaira (8), hingga Jumat sore masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran sungai dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.
Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko, melalui Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini. Saat ini personel gabungan bersama Tim SAR dan seluruh unsur terkait masih melakukan pencarian secara maksimal terhadap dua korban yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga,” ujar IPTU H. Harifuddin.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun kawasan perairan lainnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak. Keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama sehingga kejadian serupa dapat dicegah,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap dua korban yang masih hilang terus berlangsung. Tim gabungan berencana melanjutkan operasi pencarian pada Sabtu (6/6/2026) mulai pukul 07.00 WITA.
Sementara itu, jenazah Fauziah Rafifa telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*rls)
Sumber : Humas Polres Polman
Editor: Basribas



