Shared Berita

Sulbarpos.com, Mamuju — Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat penilaian positif dari tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Amran HB.

Amran menilai sejumlah program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki arah perencanaan yang cukup terukur dan menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di tingkat bawah.

“Kalau saya melihat pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun ini sangat positif. Kenapa demikian? Karena dari beberapa agenda program pokok pemerintahan ini, dari sisi perencanaan sangat terukur,” ujar Amran. Sabtu, (16/10/2026)

Menurut dia, salah satu kekuatan pemerintahan saat ini terletak pada orientasi kebijakan yang menyasar persoalan mendasar masyarakat. Program-program tersebut, kata Amran, tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga membangun fondasi pembangunan jangka panjang.

MBG Dinilai sebagai Investasi Generasi

Salah satu program yang mendapat perhatian Amran adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai MBG tidak semestinya hanya dipandang sebagai program pemberian makanan kepada masyarakat. Lebih dari itu, program tersebut merupakan bagian dari investasi untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

“MBG ini kan dalam rangka mempersiapkan generasi. Jadi bukan hanya persoalan hari ini, tetapi bagaimana membangun generasi yang sehat dan berkualitas ke depan,” katanya.

Selain MBG, Amran menilai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat bawah.

“Koperasi Merah Putih ini dalam rangka menguatkan ekonomi di tingkat bawah, di tingkat masyarakat secara umum,” ujarnya.

Sementara itu, program Sekolah Rakyat dinilai menjadi salah satu kebijakan yang dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga  Wakapolda Sulbar Cek Kesiapan Personel untuk Amankan Pilkada 2024

“Kalau Sekolah Rakyat, ini dalam rangka membangun sumber daya manusia yang lebih unggul dan lebih handal ke depan,” kata Amran.

Tantangan Bukan pada Program, tetapi Pelaksanaan

Kendati memberikan penilaian positif, Amran mengingatkan pemerintah masih menghadapi tantangan serius dalam menjalankan berbagai program tersebut.

Menurut dia, persoalan utama tidak selalu berada pada desain kebijakan, melainkan pada perilaku sejumlah oknum dalam proses pelaksanaannya.

“Memang ada titik kelemahan dari sisi perilaku bangsa kita yang sudah terbiasa dengan manipulatif, sudah terbiasa dengan kolusi, korupsi dan nepotisme. Itu yang menjadi persoalan besar,” tegasnya.

Amran mengingatkan perencanaan yang baik tidak akan menghasilkan manfaat maksimal apabila implementasinya diwarnai penyimpangan.

Ia pun meminta pemerintah memperkuat pengawasan agar program-program strategis benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tidak diselewengkan oleh oknum pejabat maupun pihak berkepentingan.

“Market planning dari pemerintahan ini, rohnya sangat bagus. Nah, inilah yang menjadi tantangan pemerintahan Prabowo-Gibran, bagaimana mengikis dan mengurangi perilaku-perilaku menyimpang dari beberapa oknum pejabat negara,” katanya.

Menurut Amran, keberhasilan sebuah program tidak cukup diukur dari bagusnya perencanaan. Hal yang lebih penting adalah memastikan manfaatnya benar-benar diterima masyarakat.

“Jangan sampai perencanaannya bagus, tetapi dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan. Perencanaan ini harus benar-benar kena sasaran dan dari sisi program membawa asas kemanfaatan,” ujarnya.

Masyarakat Diminta Dukung Sekaligus Awasi

Amran juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, menurut dia, tetap harus berjalan beriringan dengan fungsi kontrol publik.

“Jadi pemerintahan Prabowo-Gibran mulai dari awal sampai saat ini, penilaian saya sebagai seorang anggota masyarakat dan sebagai warga negara, perlu kita support, perlu kita dukung,” ungkapnya.

Namun, dukungan tersebut bukan berarti masyarakat harus menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program pemerintah.

Baca Juga  Diskominfopers Sulbar Sasar Sejumlah Desa Perkuat Literasi Digital Masyarakat

Sebaliknya, pengawasan publik dinilai penting agar setiap kebijakan benar-benar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kita tentu berharap cita-cita dan harapan besar dari pemerintahan Prabowo-Gibran ini bisa menjadi nyata dan dirasakan oleh semua kalangan,” pungkas Amran HB. (*)

Andika

Iklan