Shared Berita

MAMUJU, Sulbarpos.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Barat mematangkan persiapan pelaksanaan Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Kinerja Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Fredy Marfin, M.Si., QRMP., bersama Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, serta jajaran terkait, di Mamuju, Rabu (14/10/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi proses monitoring dan evaluasi kinerja organisasi. Pembahasan difokuskan pada penyusunan bahan paparan, penelaahan capaian program dan kegiatan, serta identifikasi berbagai kendala yang memerlukan tindak lanjut guna mendukung pencapaian target kinerja secara optimal.

Dalam rapat tersebut, setiap bagian dan bidang didorong untuk menyiapkan data serta informasi kinerja yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketersediaan data yang valid menjadi salah satu aspek penting dalam proses evaluasi, sehingga hasil penilaian dapat memberikan gambaran objektif mengenai tingkat pencapaian program, efektivitas pelaksanaan kegiatan, serta aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan.

Selain membahas kesiapan administrasi dan substansi evaluasi, rapat koordinasi ini juga menjadi forum untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan langkah antarb idang di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat. Melalui koordinasi yang terarah, setiap unit kerja diharapkan mampu mengidentifikasi hambatan secara sistematis, merumuskan langkah penyelesaian, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.

Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Fredy Marfin, M.Si., QRMP., menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja secara menyeluruh.

“Monitoring dan evaluasi kinerja harus didukung oleh data yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap bagian dan bidang perlu memastikan bahwa capaian program, pelaksanaan kegiatan, serta kendala yang dihadapi telah terdokumentasi dengan baik, sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja tidak hanya berorientasi pada pencapaian target administratif, tetapi harus menjadi instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola organisasi, efektivitas pelaksanaan program, dan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga  Bukan Sekadar Musyawarah, Madatte Mulai Mengusulkan Pembaruan Data Warga

“Melalui evaluasi yang terarah dan berkelanjutan, kita diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, serta memastikan setiap program berjalan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Persiapan Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Kinerja Tahun 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan peningkatan kinerja organisasi.

Melalui proses monitoring dan evaluasi yang sistematis, Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program pertanahan, memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan pertanahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*rls

Editor: Basribas

Iklan