Shared Berita

Sulbarpos.com , Polewali — Camat Polewali,bersama Dinas PUPR Bidang Cipta Karya Lakukan pengerukan Saluran Sekunder yang menghubungkan dua kelurahan, Manding dan Madatte yang sering di keluhkan Warga, Minggu (28/5/2023).

Pengerukan Saluran di jalan daengngimpung kelurahan Madatte dang Manding Kecamatan Polewali dikerjakan oleh Dinas PUPR Bidang Cipta Karya Kabupaten Polewali Mandar.

Camat Polewali, Syrifuddin mengatakan, “Ini kita lakukan pembersihan sekaligus pengerukan saluran sekunder. Hal ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan fungsi saluran drainase sehingga dapat meminimalisir genangan akibat terjadinya pendangkalan saluran yang terjadi selama ini,” kata Syarif

Menurutnya, pembersihan dan pengerukan sedimen dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa Excavator dan 2 dump truk. Dengan adanya pengerukan sedimen dan pembersihan tersebut maka diharapkan saluran dapat berfungsi optimal dan mencegah terjadinya genangan di sekitar wilayah Pemukiman warga sepanjang jalan 2 kelurahan dan kompleks BTN.

“Kami menghimbau, masyarakat yang ada di sepanjang jalan daengmangimpung, agar tidak menutupi atau mendirikan bangunan permanen di atas saluran Pembuangan, sebab akan sulit melakukan pembersihan dan pengerukan bila terjadi pendangkalan”, tutur Syarif.

Seorang Warga kelurahan Manding (BS) juga mengatakan, “Kami warga sangat mengapresiasi tindakan pemerintah kabupaten Polewali mandar yang cepat tanggap dengan keluhan kami, sebab beberapa bulan terakhir ini sering terjadi hujan deras yang mengakibatkan air meluber di saluran induk hingga masuk ke pemukiman dan kerumah warga”, ungkap BS.

“Biar hujannya sebentar tapi deras kadang juga Terus banjir, dan air masuk kerumah. Apalagi kalau air laut pasang Pak”, sambung BS

Kata BS, bentuk inilah kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sudah membuatkan saluran hingga pemerintah lagi turun membersihkan, tinggal masyarakat yang harus memelihara dan ikut berkontribusi dalam hal menjaga lingkungan.

Baca Juga  Skandal Keuangan Terungkap di Polewali Mandar: Dugaan Temuan Rekayasa Fiktif dan Penyelundupan Anggaran dalam LKPJ Bupati 2023

“Karena dampaknya kembali kemasyarakat hal ini semua berpulang kepribadi masing” , tutup BS.

 

(Sulbarpos.com/Basribas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??