Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Dua rumah semi permanen di Dusun Jombang, Desa Sugiwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, ludes dilalap api pada Rabu (19/8/2026) sore.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Informasi kejadian diterima Piket Penjagaan Polsek Wonomulyo dan Piket Fungsi Polres Polewali Mandar sekitar pukul 17.20 WITA setelah warga melaporkan kobaran api yang melanda permukiman tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polres Polewali Mandar bersama Polsek Wonomulyo langsung mendatangi lokasi. Dari Polres Polman, penanganan dipimpin Pamapta I Ipda Muchamad Nursatrya, sementara personel Polsek Wonomulyo dipimpin Aiptu Nuralim.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan awal, api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur rumah milik Harli (62). Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.

Tiupan angin yang cukup kencang kemudian membuat kobaran api menjalar ke rumah milik Suriadi (33). Dalam waktu singkat, dua bangunan tersebut akhirnya terbakar dan mengalami kerusakan berat.

Warga yang mengetahui kejadian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Polewali Mandar. Masyarakat sekitar juga bergotong royong membantu proses pemadaman sekaligus mengevakuasi barang-barang milik korban yang masih dapat diselamatkan.

Lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 17.10 WITA dan langsung melakukan pemadaman. Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas Damkar bersama warga berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 18.00 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua rumah semi permanen milik korban hangus terbakar dan mengalami kerusakan berat. Kerugian material sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga  HEBOH! Mayat Membusuk Ditemukan di Kos-Kosan Polewali Mandar, Warga Geger!

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Sejumlah kemungkinan masih didalami, termasuk dugaan korsleting listrik, kelalaian penggunaan kompor, maupun faktor lainnya.

Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi, mengatakan pihaknya bersama Polsek Wonomulyo telah melakukan sejumlah langkah kepolisian, mulai dari pengamanan TKP hingga pemeriksaan saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, termasuk terhadap potensi korsleting listrik, kelalaian penggunaan kompor, maupun faktor lain yang masih dalam pendalaman,” ujar AKP Budi Adi.

Sementara itu, Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik dan memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman. Kewaspadaan bersama sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ungkapnya.

Penanganan dan pengamanan TKP oleh personel Polres Polewali Mandar bersama Polsek Wonomulyo berlangsung hingga sekitar pukul 19.45 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Polres Polewali Mandar dan jajaran mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kondisi darurat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Memasuki musim kemarau, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Kondisi cuaca yang lebih panas dan kering dapat membuat material mudah terbakar, sementara hembusan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

Masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik secara berkala, tidak meninggalkan kompor atau sumber api dalam keadaan menyala, serta memastikan peralatan elektronik dan kelistrikan dimatikan setelah digunakan.

Kewaspadaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas dan melindungi keselamatan jiwa serta harta benda. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan