Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Petoosang, Kecamatan Alu, Kamis (11/9/2025).

Sejak pagi, ratusan warga rela antre panjang demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

Sejumlah komoditas yang dijual antara lain: beras premium Rp65 ribu per 5 Kg, beras SPHP Rp59 ribu per 5 Kg, gula pasir Rp15 ribu per Kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, bawang merah Rp35 ribu per Kg.

Sementara, bawang putih Rp30 ribu per Kg, cabai besar Rp30 ribu per Kg, cabai keriting Rp30 ribu per Kg, cabai rawit Rp5 ribu per 100 gram, serta telur Rp47 ribu per rak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Polewali Mandar, Nursaid bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polman, Kabag Ekonomi Setda Polman, Kabid Ketapang, Camat Alu, serta sejumlah pejabat terkait turun langsung memantau pelaksanaan GPM.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polman, Andi Afandi Rahman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya saat momentum perayaan Maulid Nabi.

“Kita berharap agar kegiatan ini dapat membantu masyarakat, sekaligus menyukseskan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H,” ujar Afandi.

GPM di Polewali Mandar melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Pertanian dan Pangan, Kelurahan Petoosang, Kecamatan Alu, Tim TPID Pemkab Polman, Bulog Cabang Polewali Mandar, serta didukung penuh oleh TNI dan Polri.

Dengan adanya operasi pasar murah ini, pemerintah daerah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok selama perayaan Maulid Nabi dapat terpenuhi dengan harga terjangkau.

Baca Juga  Polres Polman Intensifkan Patroli KRYD Jelang Pilkada Serentak 2024

Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan program nasional yang diinisiasi pemerintah untuk mengendalikan inflasi daerah, menstabilkan harga pangan, serta menjaga daya beli masyarakat.

Redaksi mendukung penuh langkah pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau di tengah momentum perayaan keagamaan. (*Bsb)

Iklan