Shared Berita

Sulbarpos.com, Jakarta — Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (BPP-KKMSB) resmi melantik pengurus Cabang Istimewa Arab Saudi dan Turki melalui sistem hybrid, Sabtu (14/2/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah strategis organisasi dalam memperluas jejaring global serta memperkuat peran diaspora Mandar di kancah internasional.

Prosesi pelantikan digelar secara daring dan luring. Seluruh pengurus cabang mengikuti acara secara langsung dari negara masing-masing, sementara pengurus pusat mengikuti kegiatan dari Jakarta melalui sambungan virtual.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum BPP-KKMSB Muhammad Zain, Sekretaris Jenderal Isra D Pramulya, serta jajaran pengurus pusat lainnya, termasuk Solihin dan Zulkifli. Hadir pula Ketua Umum Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB) Asriaty Alda Zain bersama jajaran, serta Prof. Idham Khalid.

Dalam sambutannya, Muhammad Zain menegaskan bahwa pembentukan cabang istimewa di luar negeri merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi diaspora Mandar, khususnya di bidang pendidikan, keagamaan, ekonomi, dan perlindungan komunitas pekerja migran Indonesia.

“Untuk Arab Saudi, kami berharap cabang istimewa ini dapat menjadi pusat penguatan jejaring jemaah haji dan umrah, tenaga kerja Indonesia, serta akses beasiswa pendidikan,” kata Zain.

Ia menambahkan, Cabang Istimewa Turki diarahkan untuk mengembangkan jejaring akademik dan membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, khususnya generasi muda Mandar yang ingin melanjutkan studi di luar negeri.

Selain itu, pengurus kedua cabang istimewa diharapkan mampu mendorong kerja sama ekonomi lintas negara, termasuk peluang ekspor-impor dan pengembangan ekosistem usaha berbasis diaspora.

“Pembentukan cabang istimewa ini adalah langkah awal untuk memperluas peran KKMSB di tingkat global, sekaligus berkontribusi pada pembangunan sosial keagamaan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga  BNPB Apresiasi Sulbar, Stimulan Gempa Tahap II Disiapkan

Cabang Istimewa KKMSB Arab Saudi dipimpin oleh Ustadz Ansar, sementara Cabang Istimewa KKMSB Turki diketuai oleh Yusril Anam. Ke depan, KKMSB menargetkan pembentukan cabang istimewa di sejumlah negara lain, seperti Mesir, Malaysia, dan Singapura.

Langkah ini menegaskan komitmen KKMSB untuk menjadikan diaspora Mandar sebagai kekuatan strategis dalam membangun jejaring global yang berkelanjutan.(*)

Iklan