Shared Berita

Sulbarpos.com, MAJENE – Pj Gubernur Bahtiar bersama rombongan mengunjungi UPTD BBIP Poniang di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat, (14/6/2024).

Kunjungan tersebut untuk melihat langsung hasil pembibitan yang dilakukan UPTD naungan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Sulbar.

Sekaligus, melakukan penanaman pohon di area UPTD bersama Bupati Majene Andi Sukri Tammalele, bersama Forkopimda.

Kerja keras para pegawai UPTD BBIP Poniang dalam pengembangan bibit Udang Vaname mengalami peningkatan yang mulanya hanya beberapa kolam terisi bibit udang vaname.

Kini sumua kolam sudah diisi, bahkan dikembangkan juga pembibitan ikan nila yang ada sekitar 7 kolam.

Kepala Teknisi UPTD BBIP Poniang DKP Sulbar Rahmat Johan menceritakan sudah hampir 10 tahun bekerja di pembibitan milik Pemprov Sulbar di Sendana.

“Sejak tahun 2015 saya di sini mengelola pembibitan. Awalnya hanya pembibitan udang vaname, kita juga melakukan pembibitan ikan nila,” ucap Rahmat.

Khusus pembibitan udang vaname ada 25 kolam dan pembibitan ikan nila ada 7 kolam.

“Kalau pembibitan ikan nila bukan indukan dan sudah banyak yang besar, kalau siklus udang vaname mulai dari telur sampai panen sampai 21 hari. Apalagi sekarang sudah ada indukan udang vaname,” imbuhnya.

Pj Gubernur Bahtiar mengatakan fasilitas pembibitan harus dikembangkan agar menghasilkan bibit yang banyak. Sehingga bisa disalurkan ke masyarakat secara gratis terutama daerah pegunungan.

“Hari ini saya mengunjungi dan mengetahui secara internal kekuatan DKP, saya secara sistematis ingin memperkuat perikanan Sulbar, terutama kekuatan perikanan air laut dan darat,” kata Bahtiar.

Dia meminta agar pembibitan dikembangkan dengan fasilitas memadai, seperti yang dilakukan di provinsi lain menebar 1 juta bibit ikan setiap sungai.

Baca Juga  Muhammad Ilham Borahima Pimpin Penanganan Sampah di Wonomulyo

“Masyarakat di pegunungan juga butuh ikan, apalagi ini bisa menangani stunting kalau ikan banyak di gunung. Jadi bagaimana produksi bibitnya banyak, ini semua bisa dibiayai KUR,” ungkapnya.

Rekayasa harus dibuat agar banyak ikan dipegunungan juga. Apalagi banyak sungai dari gunung hanya mengalir sampai ke laut saja.

“Padahal ini bisa pompa menbuat kolam ikan. Jadi edukasi ke masyarakat harus diperbanyak, potensi ini sangat luar biasa yang harus dikerjakan. Saya akan berupaya untuk membimbing dan mohon dukungannya,” harapnya.

Apalagi, tadinya area pembibitan ini fakum, namun dedikasi DKP Sulbar sehingga kembali bangkit dan Pemkab bisa juga bergabung karena satu kesatuan.

Sedangkan, Kadis DPKP Sulbar Suyuti Marzuki mengungkapkan kunjungan Gubernur ke UPTD Poniang untuk memastikan pembibitan berjalan. Beberapa bulan terakhir pihaknya mempersiapkan pembibitan.

“Terutama bibit ikan nila dan udang vaname karena menjadi kebutuhan mendesak, dalam waktu dekat ini mencari induk nila karena sebagian sudah ada,” ungkap Suyuti.

Sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, adapun luas pembibitan ada 4 hektare dan juga ada konservasi mangrove,

“Agenda utama 1.000 pohon di Sulbar akan dilakukan juga, untuk area UPTD ada sekitar puluhan ditanam,” tandasnya.

 

(Sulbarpos.com/Adv)

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??