Motor Raib di Area Parkir RSUD Hajjah Andi Depu, Pelaku Terekam CCTV Saat Terobos Portal

Personel kepolisian saat mendatangi RSUD Hajjah Andi Depu dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti (Poto : Istimewa)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali menjadi sorotan di Kabupaten Polewali Mandar. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di area parkir RSUD Hajjah Andi Depu dan terekam jelas kamera pengawas (CCTV). Rekaman itu memperlihatkan bagaimana pelaku memanfaatkan celah sistem keluar-masuk kendaraan untuk meloloskan diri pada siang hari, memicu perhatian publik terhadap aspek keamanan di lingkungan rumah sakit.

Manajemen RSUD Hajjah Andi Depu membenarkan insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di lingkungan rumah sakit tersebut. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 12.50 WITA dan dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV setelah pihak rumah sakit menerima laporan dari korban.

Humas RSUD Hajjah Andi Depu, Supriadi, mengatakan laporan korban langsung ditindaklanjuti dengan menelusuri rekaman kamera pengawas yang terpasang di sejumlah titik. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sepeda motor milik korban benar-benar dibawa kabur oleh pelaku.

“Berkaitan dengan beredarnya video aksi pencurian yang terjadi di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu, kami membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil rekaman CCTV, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.50 WITA,” ujar Supriadi, Minggu (12/7/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga telah mengamati situasi sebelum melancarkan aksinya. Setelah berhasil menguasai kendaraan korban, pelaku memilih keluar melalui jalur portal masuk dengan memanfaatkan momen ketika sebuah mobil membuka akses menggunakan tombol otomatis.

Saat portal terbuka untuk kendaraan roda empat yang hendak masuk, pelaku langsung menerobos keluar menggunakan sepeda motor hasil curiannya. Modus tersebut membuat pelaku berhasil meninggalkan area rumah sakit hanya dalam hitungan detik.

“Pelaku membawa motor keluar melalui portal masuk saat ada kendaraan roda empat yang menekan tombol masuk. Pada saat itulah pelaku langsung menerobos keluar,” jelas Supriadi.

Baca Juga  Pemkab Polman dan PLN Persero Lakukan Perjanjian Kerja Sama Untuk Peningkatan Pelayanan Listrik dan Pembangunan Masyarakat

Manajemen RSUD Hajjah Andi Depu menegaskan tidak akan mengabaikan peristiwa tersebut. Selain mendukung proses penyelidikan, pihak rumah sakit juga berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan, khususnya di area parkir dan akses keluar-masuk kendaraan.

Menurut Supriadi, langkah pembenahan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya meningkatkan rasa aman bagi pasien, keluarga pasien, pengunjung maupun tenaga kesehatan yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit.

“Harapan kami pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami dari pihak RSUD Hajjah Andi Depu tidak akan lepas tanggung jawab atas kejadian ini,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, manajemen rumah sakit juga memperketat sistem pengawasan dengan melakukan evaluasi terhadap prosedur pengamanan di pintu masuk dan keluar kendaraan agar potensi kejadian serupa dapat diminimalkan.

“Kami juga langsung melakukan evaluasi dan pembenahan agar pengamanan di area parkir lebih diperketat lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Polewali Mandar. Setelah menjalani proses pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), personel kepolisian langsung mendatangi RSUD Hajjah Andi Depu untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV yang diduga menjadi petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku.

Manajemen RSUD Hajjah Andi Depu menyatakan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan memberikan seluruh data dan rekaman yang dibutuhkan guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini juga diimbau segera melapor kepada kepolisian untuk membantu proses penegakan hukum. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan