POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus diperkuat. Panitia Khusus (Pansus) PAD DPRD Polman bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengintensifkan koordinasi lintas sektor melalui Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi PAD untuk memetakan potensi penerimaan sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala pengelolaan pendapatan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Polewali, Jumat (6/11/2026), tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, perbankan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, pedagang pasar hingga petugas pemungut pajak daerah.
Ketua DPRD Polman Fahry Fadly hadir bersama anggota Pansus PAD, Rudi Hamzah dan Agus Pranoto. Turut hadir Kepala Bapenda Polman Muh. Fahri Yusuf serta Camat Polewali Masrullah.
FGD tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi sumber-sumber potensial PAD, mengevaluasi efektivitas pemungutan pajak dan retribusi, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah, khususnya di wilayah Kecamatan Polewali.
Ketua DPRD Polman Fahry Fadly menegaskan, optimalisasi PAD membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan peningkatan pendapatan daerah dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan penerimaan daerah harus diikuti pembenahan sistem administrasi, peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pendapatan.
“Optimalisasi PAD bukan semata-mata tentang meningkatkan penerimaan, tetapi juga bagaimana membangun sistem pengelolaan pendapatan yang transparan, akuntabel, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Fahry.
Ia juga menilai, penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, masyarakat dan lembaga perbankan menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi pelayanan, termasuk percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah.
Sementara itu, Kepala Bapenda Polman Muh. Fahri Yusuf menyampaikan, FGD tersebut diharapkan mampu membangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan daerah yang belum tergarap secara maksimal.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berharap pengelolaan PAD semakin efektif sehingga kapasitas fiskal Kabupaten Polewali Mandar dapat meningkat. Penguatan pendapatan daerah dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk membiayai program prioritas, mempercepat pembangunan, serta mendukung terwujudnya visi Polman yang sehat, cerdas, dan maju. (*rls)
Editor: Basribas




