Shared Berita

Sulbarpos.com , Mamasa — Menjelang pemilihan kepala desa di tahun 2023 dan juga Pemilu 2024 Generasi Muda Mamasa yang tergabung di dalam Poros Rakyat Mamasa menggelorakan Gerakan anti Politik Uang, Minggu (16/4/2023).

Gerakan ini di mulai dengan pemasangan baliho di beberapa titik strategis di Mamasa seperti di kota mamasa, tawalian dan desa Mala’bo hingga membuat Twibbbon atau gambar profil yang sama sebagai sarana kampanye di Media Sosial untuk peyadaran ke masyarakat.

Founder Poros Rakyat Mamasa, Taufik Rama Wijaya mengatakan akar dari persolan krisis kepemimpinan yang selama ini terjadi di Indonesia dan Mamasa khususnya adalah Politik Uang yang selama ini di jalankan oleh para elit dan juga di sisi lain Masyarakat yang rata-rata masih di bawah taraf kesejahteraan dengan sangat terpaksa menjadi korban dari serangan fajar tersebut.

foto : Founder Poros Rakyat Mamasa, Taufik Rama Wijaya

“Dengan kesadaran itu Poros Rakyat Mamasa mengajak seluruh lapisan Masyarakat untuk bersama sama menolak Money Politik agar dalam proses pemilihan yang akan di laksanakan dalam waktu dekat ini menjadi sarana untuk melahirkan pemimpin yang baik dan bertanggung jawab”, tegasnya di Mamasa, Minggu (16/4/2023).

Menurutnya, gerakan tersebut bukanlah hal yang mudah, melainkan kesadaran Politik Masyarakat yang masih jauh dari kesadaran kritis, belum lagi watak para politisi yang masih menganggap bahwa suara rakyat bisa di beli adalah tantangan yang nyata untuk membuat gerakan tolak politik uang ini berhasil.

Tetapi meskipun demikian ada secercah harapan ketika Generasi Muda kita yang nantinya akan menjadi pewaris sah dari kepemimpinan yang ada indonesia dan Mamasa khususnya telah mulai memberi penyadaran penyadaran kritis pada masyarakat di sekitarnya bahwa politik sejatinya adalah jalan untuk menuju kesejahteraan bersama.

“Gerakan yang kami bangun ini adalah investasi masa depan bagi rakyat Mamasa, dan Pemilu sebenarnya bukan untuk memilih yang terbaik, tatapi untuk mencegah yang terburuk berkuasa seperti kata frans magsis suseno” tutup Taufik.

Baca Juga  Kejaksaan Negeri Mamasa Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu 38,8 gram

(Sulbarpos/Basribas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??