Shared Berita

Sulbarpos.com, MATENG — Telah di peroleh informasi perihal adanya penambahan Populasi hewan ternak sapi milik warga di Dusun Patulana Desa Budong Budong Kec. Topoyo Kab. Mamuju Tengah yang mati secara tiba tiba di area perkebunan milik warga dusun Patulana pada Jumat (24/2/2023) kemarin.

Kabid peternakan dan kesehatan hewan Kab. Mamuju tengah, Nurwati menerangkan, bahwa Adanya penambahan populasi sapi yang mati di daerah patulana sebanyak 3 ekor sehingga total sapi yang mati dalam Bulan Februari yaitu sebanyak 8 ekor.

“Pada hari senin tanggal 19 Februari 2023 kami bersama dengan dinas Peternakan Provinsi Sulbar Telah melaksanakan pengambilan sampel pada populasi sapi yang ada di daerah patulana sebanyak 15 sampel. Hasil Lab. Dari 15 sampel yang kami ambil bahwa 4 di antaranya terjangkit penyakit jembrana”, ungkapnya di Mamuju, Jumat(25/2/2023).

Selanjutnya, pada hari Kamis tanggal 23 Februari 2023 ditemukan 2 (satu) ekor Sapi milik warga yang ditemukan mati secara tiba-tiba, kemudian pada hari jumat tanggal 24 Februari 2023 di temukan lagi sapi milik warga yang mati secara tiba tiba sebanyak 1 Ekor.

Adapun Sapi tersebut di temukan mati oleh pemiliknya di kebun tempat sapi tersebut dilepaskan sehari-hari, yakni milik SY Hasbi, Kadri dan Siregar warga dari desa budong-budong.

“Adapun upaya penanganan yang kami lakukan saat ini yaitu melakukan pengobatan / pencegahan dengan menyuntikkan vitamin pada sapi yang masih hidup”, kata Nurwati

Sebagai informasi, Sapi yang mati di ternak dengan cara dilepaskan secara liar di perkebunan kelapa sawit dan pantai milik warga dusun Patulana. Setiap sapi yang mati mengeluarkan cairan berupa lendir dari anusnya keluar cairan darah hitam dan perut yang bengkak.

Baca Juga  Advokat Andi Sumange Berhasil Bebaskan Tersangka Kasus Tindak Pidana Kehutanan

(sulbarpos/rzl)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??