Shared Berita

Sulbarpos.com, Mateng – Tak terima diberhentikan secara sepihak, beberapa aparat Desa Tappilina, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat melakukan pengaduan ke Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Mateng.

Menurut salah seorang aparat desa Tappilina yang enggan disebut namanya mengatakan, pemberhentian tersebut dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang diatur oleh Undang-undang.

Ia mengaku kaget dan merasa aneh dengan kinerja yang baik-baik saja tanpa adanya dialog ulang. Kepala Desa seolah memberhentikan tanpa indikator atau alasan yang rasional.

“Saya menerima surat perihal ucapan terimakasih dan pemberitahuan atas pengabdian menjabat sebagai perangkat Desa tanpa ada deskripsi terkait dengan pemberhentian masa bakti saya,” jelasnya melalui pesan suara pada Minggu (5/2/2023).

Baginya, mekanisme itu tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Mengapa Kepala Desa tidak langsung membuat SK Pemberhentian atau mengundang terlebih dahulu untuk menjelaskan alasan pemberhentian.

“Saya lebih binggung lagi, karena telah ada Surat Keputusan pengangkatan perangkat desa baru, sedangkan saya dan kawan-kawan tidak pernah menerima SK pemberhentian perangkat yang lama. Hal ini menunjukan kepala Desa terpilih tidak mengerti prosedur yang seharusnya,” imbuhnya.

Kepala Desa Tappilina, Asrar saat dikonfirmasi, Rabu, 8/2/2023
Mengatakan, pengangkatan aparat desa yang baru sudah sesuai mekanisme dan aturan.

“Pemberhentian dan pengangkatan aparat desa sudah sesuai aturan yang berlaku, kami lakukan dengan musyawarah, ada bukti berita acara dan foto-foto saat rapat. Dan aparat desa yang terganti juga tidak semuanya ”

“Masih ada tiga orang aparat desa yang lama, dan empat orang aparat yang baru. Bahkan Kepala Dusun pun kami lakukan pemilihan secara langsung,” kata Asrar

Baca Juga  SSB Taeso Putra dan SSB Pamoso Lolos Ke Kompetisi Piala Soeratin Series Nasional

Kemudian, Ketua PPDI Mateng, Subri saat dikonfirmasi via Whatsapp mengenai pengaduan tersebut belum memberikan keterangan.

(sulbarpos)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??